Klinik Cuci Darah hingga BLK, Bukti Muslimat NU Serius Layani Umat

 PEMBUKAAN KONFERWIL: Deklarasi Laskar Anti Narkoba mewarnai pembukaan Konferwil X PW Muslimat Aceh, Minggu (16/10). | Foto: MNU Online

PEMBUKAAN KONFERWIL: Deklarasi Laskar Anti Narkoba mewarnai pembukaan Konferwil X PW Muslimat Aceh, Minggu (16/10). | Foto: MNU Online

MNU Online | BANDA ACEH – Sehari setelah bersilaturahim dengan pengurus PC Muslimat NU Gunungsitoli, Sumatera Utara, Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh untuk menghadiri pembukaan Konferensi Pimpinan Wilayah (Konferwil) PW Muslimat NU Aceh, Minggu (16/10).

Konferwil ke-10 ini dihadir ketua dari 23 Pimpinan Cabang Muslimat NU se-Aceh. Mereka hadir untuk mengikuti proses yang akan menghasilkan keputusan-keputusan strategis serta memilih ketua PW Muslimat NU Aceh untuk lima tahun ke depan.

Selain Khofifah yang didampingi jajaran pengurus Pimpinan Pusat Muslimat NU, hadir pula Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Prof Dr Syafrizal Abbas beserta jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa Muslimat NU sebagai organisasi pengabdian sangat serius dalam mengurus berbagai kebutuhan umat. Hal itu ditunjukkan dengan berbagai fasilitas yang dimiliki, di antaranya klinik cuci darah (hemodialisis) yang telah mendapatkan sertifikat ISO 2000.

“Dan hingga kini klinik tersebut masih terus dikembangkan di berbagai wilayah di tanah air,” ujarnya. (Baca: Apa yang Dicari Ibu-ibu dengan Ber-Muslimat NU? Ini Jawabannya)

Selain itu, Muslimat NU juga memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) yang secara aktif mengadakan pelatihan untuk membekali masyarakat terutama ibu-ibu usia produktif maupun lansia dengan berbagai skill, agar bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Tak hanya itu, di Indonesia saat ini baru terdapat empat Induk Koperasi dan salah satunya adalah Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU.

“Legalitas ini dimiliki oleh Muslimat NU melalui perjuangan yang cukup panjang, karena sebelum tahun 1992 hanya koperasi berbasis government saja yang boleh terdaftar sebagai Induk Koperasi,” kata Khofifah. • lul

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super