Laporan Banom, Muslimat NU Ukir Prestasi Brilian dalam 10 Bulan Terakhir

laporan-1

LAPORAN BANOM: Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa memberikan laporan kepada Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj (kanan) disaksikan Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini. | Foto: MNU Online

MNU Online | CIREBON – PP Muslimat NU mendapat kesempatan pertama melaporkan kinerja organisasi dalam Laporan Banom (badan otonom), Lajnah dan Lembaga Nahdlatul Ulama pada Rapat Pleno PBNU bertema “Meneguhkan Islam Nusantara Menuju Kemandirian Ekonomi Warga” di Ponpes Khas Kempek Cirebon, 23-25 Juli.

Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang membacakan laporan menyampaikan program-program terlaksana dengan capaian luar biasa dalam kurun waktu 10 bulan terakhir (Oktober 2015-Juli 2016). Di antaranya prestasi monumental pendirian klinik hemodialisis (cuci darah).

Patut dicatat, Klinik Hemodialisis Cipta Husada Muslimat NU merupakan klinik hemodialisis pertama di Indonesia yang mendapat ISO dan juga rekor MURI. Saat ini Muslimat NU memiliki lima klinik di seluruh Indonesia dan terus melakukan pengembangan.

laporan-2

PRESTASI MUSLIMAT NU: Lewat laporan Banom, Muslimat NU mencatat prestasi luar biasa dalam 10 bulan terakhir. | Foto: MNU Online

Bahkan, Muslimat NU siap menyediakan tim dan peralatan untuk pembukaan klinik dimana saja dengan syarat ada tanah dan bangunan yang siap digunakan. “Hingga kini pengembangan masih terus dilakukan,” kata Khofifah, Minggu (24/7).

Berikutnya Muslimat NU bersiap mewujudkan klinik pratama di seluruh Indonesia. Saat ini program dalam proses perizinan dan penyiapan.

Program lain yang sedang dipersiapan yakni pendirian kios Penara (Perempuan Nusantara) berupa kios sembako yang menggunakan layanan pembayanan non tunai (t-cash) hasil kerjasama Muslimat NU-Telkomsel-Perum Bulog dan PT NUM.

“Lalu dalam bidang koperasi, Muslimat NU memiliki 143 koperasi primer di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Untuk memajukan seluruh kegiatan dalam segala bidang tersebut, Muslimat NU mengundang para expert (ahli) demi menyempurnakan jalannya program agar semakin maju dan berkembang.

“YKMNU (Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU) saat ini memiliki 144 panti asuhan di seluruh Indonesia. Muslimat NU saat ini juga menaungi 56.900 majelis taklim di bawah koordinasi PC maupun PW di seluruh Indonesia,” tandasnya. ♦ lul

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super