Teknologi Transaksi Keuangan

Layanan Transaksi Non Tunai, Muslimat NU Siapkan Aplikasi “MNU Pay”


AKRABI APLIKASI: Ketua PWMNU Jatim, Nyai Hj Masruroh Wahid (tengah) dan Ketua I PPMNU, Dr Hj Sri Mulyati MA (kanan) mendapat penjelasan soal aplikasi Paytren. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Usai meneken kerjasama di sela acara buka puasa bersama anak yatim, Minggu (4/6) lalu, PP Muslimat NU dan Paytren menindaklanjutinya lewat Training of Trainer (ToT) di kediaman Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi, Rabu (7/6).

Acara diikuti ratusan peserta, terdiri dari pengurus PP Muslimat NU dan perwakilan 10 wilayah Pimpinan Wilayah (PW): DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jateng, Jatim, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan NTB.

(Baca: Berdayakan Ekonomi di Lingkungan Muslimat NU, PPMNU-Paytren Teken MoU)

ToT ini bagian dari pengenalan warga Muslimat NU pada aplikasi Paytren, untuk selanjutnya Muslimat NU akan mengelola aplikasi tersendiri yang diberi nama “MNU Pay”.

“Aplikasi ini nantinya akan diberlakukan untuk seluruh (sekitar 35 juta) warga Muslimat NU di Indonesia. Kartunya akan mencover seluruh kebutuhan, mulai pembayaran tol hingga kebutuhan rumah tangga,” terang Sekretaris Umum PP Muslimat NU, drg Hj Ulfah Mashfufah M.Kes.

“Sementara sistemnya ikut Paytren dan Muslimat NU masuk di situ. Semacam kita sewa sistem lah, yang artinya di situ ada sharing,” tambahnya.


TETAP SEMANGAT: Peserta ToT aplikasi Paytren berpose bersama di sela mengikuti pelatihan yang berlangsung sejak pagi. | Foto: MNU Online

Bagi warga Muslimat NU, kata Ulfah, aplikasi ini sangat penting karena ke depan sistem transaksi keuangan akan berbasis aplikasi non tunai.

“Jadi kita sudah menyiapkan wadahnya, sistemnya dan ini memang tugas kita untuk melakukan sosialisasi ke depan,” tambahnya.

(Baca: Ceramah di Istiqlal, Khofifah Ajak Jamaah Tak Henti Berbagi)

Karena itu, tambah Ulfah, warga Muslimat NU memang harus aware IT dan jemput bola atau akan ketinggalan kereta karena tergilas perkembangan teknologi.

“Muslimat NU punya anggota puluhan juta. Kalau ada 1.000 rupiah saja yang kita bayaran untuk administrasi, maka milaran rupiah diambil orang karena tidak kita kelola sendiri,” katanya.• nur

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super