Silaturahim PCMNU Salatiga

Lewat Al Fatihah, Khofifah Ajak Warga Muslimat NU Menguati Indonesia


DOA UNTUK PEMIMPIN: Ketum Khofifah IP dan warga Muslimat NU Salatiga mendoakan bangsa dan para pemimpinnya. | Foto: MNU Online

MNU Online | SALATIGA – Para muassis Nahdlatul Ulama sudah memberikan teladan dalam mendedikasikan diri maupun jamaahnya untuk Indonesia. Maka hari ini warga Muslimat NU yang menjadi bagian dari keluarga besar jamiyah Nahdlatul Ulama, punya tugas untuk menguati Indonesia.

“Menguati Indonesia, menguati ahlussunnah wal jamaah dan menguati ukhuwah di antara warga bangsa,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi saat silaturahim dengan pengurus PC Muslimat NU Salatiga, Selasa (17/1).

Silaturahim dilakukan usai Khofifah melakukan kunjungan kerja (kunker) Mensos terkait Peluncuran Layanan e-Warong Kube-PKH Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) untuk Penyaluran Bantuan Sosial dan Subsidi di Aula Kecamatan Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah.

(Baca: Khofifah: Jangan Semua Hal Dipandang Jelek, Itu Tidak NU)

Salah satu bentuk penguatan, lanjut Khofifah, sekecil apapun, di dalam majelis apapun, dia meminta ibu-ibu Muslimat NU agar menambahkan surat al fatihah untuk kemaslahatan, kedamaian dan kesejahteraan warga bangsa.

“Ini penting. Biasanya kita riyadhoh banyak sekali wiridnya, dzikirnya macam-macam, ijazahnya dari mana-mana. Nanti panjenengan tambahi fatihah untuk menguati Indonesia,” katanya.

Dia mencontohkan semua imam di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi maupun para khatib dalam setiap khotbah Jumat, selalu mendoakan pemimpin di Saudi Arabia, para pemimpin Haramain (istilah untuk dua tanah haram yang diberkahi Allah Swt: Makkah Al Mukaramah dan Madinah Al Munawarah).

“Kita juga begitu, supaya pemimpin kita diberikan kekuatan, selalu Allah Swt memberikan petunjuk kebaikan dan kemaslahatan bangsa,” ujarnya.

(Baca: Hati-hati, Revolusi Digital Bisa Gerogoti Amal Kebaikan)

“Kalau ada yang tanya: Masa sih kita harus mendoakan pemimpin, sudah dapat gaji besar didoakan lagi. Jangan salah, kalau kita mendoakan pemimpin maka kebaikan itu akan kembali pada diri kita, kebaikan itu akan kembali pada jamaah.”

Bagi Khofifah, hal ini sepertinya sederhana, tapi hari ini yang sepertinya sederhana itu sangat dibutuhkan bangsa.

“Mudah-mudahan kita semua oleh Allah Swt dianugerahkan kesehatan, umur panjang, sehat manfaat berkat, rezeki yang luas halalan thayyiban mubarokah, putra-putri yang saleh salihah serta kita dijauhkan dari fitnah,” doa Khofifah.• fmi

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super