Home » WARTA »


Maher Zain Terkesan Kunjungi Khadijah Surabaya

maher-zain

SURABAYA-Penyanyi religi Maher Zain mampu memukau siswa-siswi SD, SMP, dan SMA dalam naungan Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial (YPTS) NU “Khadijah” Surabaya saat berkunjung selama sejam di lembaga pendidikan itu, Selasa (2/10).

Pelantun hits “Insya-Allah” itu tiba sekitar pukul 14.00 WIB dengan disambut Ketua Umum YPTS NU “Khadijah” Surabaya Hj Khofifah Indar Parawansa di pintu gerbang sekolah, lalu dielu-elukan dengan alunan rebana dan shalawat nabi.

Setelah itu, Maher Zain juga dielu-elukan dengan yel-yel “Maher, Maher” dalam perjalanan dari pintu sekolah dengan mengitari masjid sekolah itu hingga tiba di panggung sekitar pukul 14.30 WIB.


Penyambutan ribuan siswa yang juga membawa bendera kecil bertuliskan “Maher” itu tidak berhenti di situ, karena sang idola harus duduk menyaksikan sambutan dalam bentuk tarian tradisional Aceh, yakni Saman, yang dimainkan sejumlah siswi SMP.

Selanjutnya, penyanyi kelahiran Lebanon pada 16 Maret 1981 itu juga menikmati lagu hitsnya “Insya-Allah” dinyanyikan dua siswa SD Khadijah dengan iringan musik patrol dan angklung serta tarian pengiring dari sejumlah siswi SMA Khadijah.

Maher Zain naik ke panggung setelah lagu “Insya-Allah” dan sambutan pengantar dari Khofifah usai pada pukul 14.40 WIB, namun di atas panggung pun hanya memberikan sambutan dan berdialog dengan tiga siswa.

Saat berdialog itulah, seorang siswi SD Khadijah yang sempat berdialog pun memintanya untuk berkolaborasi menyanyikan lagu “Insya-Allah” yang sebagian liriknya dibuat dengan Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Perancis, dan Bahasa Indonesia itu.

“Wow, masya-Allah. Ini surprise buat saya. Maturnuwun (terima kasih banyak), arek-arek Suroboyo,” ucap Maher Zain dalam dialek campuran saat mengomentari sambutan ribuan siswa-siswi ‘Khadijah’ dalam kunjungannya.

Dalam dialog itu, Maher Zain juga sempat menyampaikan kiat sukses yakni punya motivasi yang kuat, selalu bekerja keras, memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang besar, menomersatukan pendidikan, serta menghormati orang tua, terutama ibu.

Penyanyi yang mengawali debutnya dengan lagu “Thank You, Allah” itu mengakhiri kunjungan dengan doa dari sejumlah anak yatim dari Panti Asuhan Khadijah, lalu turun dari panggung sekitar pukul 15.00 WIB.

“Senang, saya senang sekali, cuma sayang sekali hanya sebentar,” kata seorang siswi kelas I-A SD Khadijah, Surabaya, Naila, mengomentari kunjungan Maher Zain ke sekolahnya.

Didampingi Direktur YPTS NU Khadijah, Prof Suwito, Khofifah mengharapkan Maher Zain senang dengan situasi di “Khadijah” dan menjadikan “Khadijah” sebagai kenangan khusus yang membuat ingat dan akan datang kembali.

“Maher Zain sendiri yang mencari Khadijah untuk dikunjungi, karena dia ingin ‘roadshow’ di Surabaya diselingi dengan acara kunjungan ke lembaga pendidikan yang memiliki sekolah, pesantren, dan panti asuhan anak yatim, karena panti asuhan itu akan selalu mengingatkan dirinya pada sang ibunda,” katanya.ant/mil

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super