Home » WARTA »


Menpera Sumbang Pembangunan Pesantren Putra Khadijah

djan-faridz

JAKARTA  -Menteri Perumahan Rakyat H Djan Faridz merasa bangga melihat perkembangan Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU (YTPSNU) “Khadijah” Surabaya. Rasa bangga itu diwujudkannya dengan memberi bantuan pembangunan Pesantren Kota Putra “Khadijah”.

Bantuan dalam bentuk bangunan melalui SK Hibah Rusunawa Santri itu diserahkan Menpera kepada Ketua YPTSNU Khadijah, Surabaya, Hj Khofifah Indar Parawansa, dalam Tasyakuran YTPSNU “Khadijah” Surabaya, Minggu (2/3/2014).

“Kalau membaca sejarah dari yayasan ini yang didirikan pada tahun 1954, saya kira yayasan yang didirikan para ulama ini sudah lama memiliki kepedulian pada pendidikan, karena itu pemerintah patut berterima kasih dan mendukungnya,” kata Menpera.

 


Di hadapan ribuan ibu-ibu Muslimat dan Fatayat NU se-Jatim serta sejumlah ulama seperti KH Hasyim Muzadi (PBNU), KH Sholeh Qosim (Sepanjang, Sidoarjo), KH Mas Yusuf Muhajir (Dresmo, Surabaya), ia menjelaskan bantuan itu merupakan penghormatan kepada para ulama.
“Para ulama telah berjuang untuk bangsa dan negara ini melalui perjuangan kemerdekaan, pendidikan, dan sosial-keagamaan, karena itu kita wajib meneruskannya, apalagi yayasan ini akan mengembangkan pesantren dan sekolahnya lebih luas lagi,” katanya.

 

Pejabat yang juga tokoh NU itu berharap dukungan yang diberikan pemerintah kepada pesantren kota itu akan mencetak generasi muda yang pintar, berakhlak, dan mandiri, karena pendidikan yang dikembangkan YPTSNU Khadijah itu memadukan ilmu agama dan umum

“Semoga pesantren kota itu menjadi pesantren yang bertaraf internasional, karena pendidikan yang dikembangkannya juga bertaraf internasional,” katanya.

Rais Syuriah PBNU KHA Hasyim Muzadi menyatakan Muslimat NU yang memiliki lembaga pendidikan dan pesantren di berbagai provinsi itu merupakan salah satu dari tidak banyak organisasi yang ikhlas berjuang untuk orang banyak.
“Ikhlas itulah ruh dari perjuangan NU dan para ulama, karena itu perjuangan yang ikhlas harus diteruskan. Kalau keikhlasan itu tidak diteruskan, maka NU hanya menjadi jasad tanpa ruh,” kata pengasuh pesantren mahasiswa di Malang dan Depok itu.

Oleh karena itu, ia memuji dukungan Menpera terhadap Muslimat NU melalui lembaga pendidikan dan pesantren. “Kalau bantuan itu diberikan kepada organisasi, maka masyarakat akan diuntungkan dan itulah perjuangan para ulama, bukan keuntungan individu,” katanya.

Hingga kini, YPTSNU Khadijah Surabaya telah memiliki lembaga pendidikan dari tingkat SD hingga SMA yang berada di tiga lokasi yakni Wonokromo, Pandegiling, dan Candilempung. Selain itu, YPTSNU Khadijah Surabaya juga memiliki panti asuhan anak yatim dan pesantren, namun pesantren yang dimiliki hanya satu yakni Pesantren Kota Khadijah Surabaya khusus putri.

Dalam laporannya, Direktur Pendidikan YPTSNU Khadijah, Surabaya, Drs H Suwito MM mengatakan pihak yayasan sudah membeli tanah di depan SMKN 1 Surabaya yang berjarak sekitar 200 meter dari lembaga pendidikan SD-SMP-SMA Khadijah di Jalan SMEA, Wonokromo, Surabaya.
“Tanah yang kita beli seharga Rp3,7 miliar dan sudah lunas itu akan dibangun dengan bantuan dari Menpera senilai Rp7 miliar yang berbentuk bangunan, karena SK hibah-nya sudah diterima Bu Khofifah, maka pembangunan segera dimulai pada awal April mendatang,” katanya.

Ia menjelaskan pesantren kota yang pembangunannya ditargetkan akan selesai dalam enam bulan ke depan itu akan menempati tanah seluas 1.500 meterpersegi dan bangunannya akan berlantai 4 dengan kapasitas 200 santri.

“Santri yang menghuni pun bukan dari luar, melainkan dari siswa SMP dan SMA Khadijah Surabaya. Kalau bangunan sudah jadi, pihak yayasan akan melengkapi dengan fasilitas seperti jaringan internet, mesin cuci, dan sebagainya, sehingga mereka akan tetap dapat mengikuti perkembangan ilmu tapi mereka akan mandiri,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua YPTSNU Khadijah Surabaya, Hj Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan kenang-kenangan berupa karikatur Menpera, kemudian Menpera menuliskan kata-kata motivasi untuk pesantren yang akan dibangun itu, yakni Bekali Ilmu dan Karakter untuk Santri Berkualitas.ant/mil

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super