Muslimat NU dan BNPT Bentuk FKPT di Riau

bnpt-muslimatPEKANBARU-Muslimat Nahdlatul Ulama dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sepakat membentuk Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Riau. Kesepakatan itu muncul dalam Seminar dan Lokakarya Koordinasi Pencegahan dan Rehabilitasi di Bidang Deradikalisasi Tahap I Tahun 2012, di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (1/5).

Deputi I Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen Agus Surya Bakti, mengatakan, walaupun Riau terlihat tenang, namun potensi hadirnya terorisme tetap ada. Untuk itu, perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan aksi kelompok radikal terorisme. “Diantaranya dengan pembentukan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT),” kata Agus

Menurutnya, Riau adalah provinsi ketiga yang akan dibentuk FKPT. “Selain dengan Pengurus Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), kita juga melibatkan LSM dan para ulama untuk melakukan  sinergitas potensi daerah dalam melakukan upaya-upaya pencegahan aksi kelompok radikal terorisme,” ungkap Agus.


Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, penanggulangan aksi-aksi terorisme tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan diperlukan partisipasi aktif dari berbagai komponen bangsa untuk ikut serta dalam upaya-upaya pencegahan aksi-aksi kelompok terorisme,” kata Khofifah, saat membuka acara.

Deradikalisasi sebagai upaya penangkalan dan pencegahan terhadap aksi kelompok radikal terorisme, katanya, harus dilaksanakan secara bersama-sama, berkesinambungan dan bertumpu pada peran aktif jajaran pemerintahan daerah dan komponen masyarakat yang ada di daerah.

“Koordinasi dengan instansi pemerintahan dan komponen masyarakat di daerah, merupakan upaya untuk mensinergikan segala potensi yang ada di daerah dalam melakukan upaya-upaya pencegahan aksi kelompok radikal terorisme,” ungkap Khofifah.

BNPT dan PP Muslimat NU, katanya, memiliki kesamaan pandangan, bahwa terorisme dengan segala bentuknya adalah tindakan kekerasan dan bertentangan dengan ajaran agama. Oleh karena itu, harus dicegah dengan langkah-langkah terkoordinasi dan berkesinambungan dengan bertumpu pada sinergitas potensi dan peran aktif masyarakat di daerah.

“Dibentuknya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), merupakan langkah strategis untuk menjadi wadah sinergitas potensi daerah dalam melakukan upaya-upaya pencegahan aksi kelompok radikal terorisme. FKPT ini dapat menjadi mitra strategis BNPT dalam melakukan upaya-upaya pencegahan,” jelas Khofifah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Mambang Mit, saat memberikan sambutan, mengatakan, pemahaman-pemahaman radikalisme perlu diluruskan dan tidak dibenarkan karena dapat mengganggu kemanan dan kenyamanan hidup mayarakat dan roda pemerintahan.

“Kita mendukung dibentuknya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), sebagai wadah sinergitas untuk melakuan upaya-upaya pencegahan terorisme,” kata Mambang.tbn/mil

Baca juga

Gandeng Tekomsel-Bulog, Penara Layani Keuangan Digital dan Bahan Pangan Murah

MNU Online | BANDUNG BARAT – Untuk membiasakan masyarakat melakukan transaksi non tunai, Penara (Perempuan …

Watch Dragon ball super