Seminar Ormas Keagamaan

Muslimat NU Gunungkidul: Stop Tonton Sinetron, Dampingi Anak Belajar


STOP TONTON SINETRON: Tayangan sinetron lebih banyak memberikan unsur negatif terhadap perilaku seseorang. | Foto: PCMNU Gunungkidul

MNU Online | GUNUNGKIDUL – Menonton sinetron saat prime time, pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, bukan kebiasaan yang baik. Selain kurang bermanfaat, seharunya di jam tersebut orang tua memanfaatkannya untuk mengawasi dan mendampingi anak belajar.

“Tayangan sinetron lebih banyak memberikan unsur negatif terhadap perilaku seseorang,  ketimbang dampak positif yang diberikan,” tegas Sekretaris PC Muslimat NU Gunungkidul, Retnoningsih M.MPd saat menjadi pembicara dalam seminar peran Ormas keagamaan di Gerai Oishi Besari, Siraman Wonosari, Gunungkidul, Rabu (14/6).

(Baca: Peran Muslimat NU Dibutuhkan dalam Kemajuan Bangsa)

“Sudah waktunya kita orang tua, terutama ibu-ibu untuk menghentikan kebiasaan menonton di jam tersebut dan memanfaatkannya untuk mengawasi serta mendampingi putra-putri kita belajar,” tambahnya.

Menurut Retnoningsih, orang tua khususnya ibu berperan penting dalam memantau tumbuh kembang anak. Namun sinetron, katanya, justru lebih banyak ditayangkan pada prime time dimana seharusnya orang tua dan anak melakukan hal yang lebih positif.

“Sedihnya lagi, kebiasaan menonton sinetron justru dilakukan ibu-ibu, dimana secara tidak langsung memancing anak untuk ikut menonton pula,” ucapnya.• nur

Baca juga

Muslimat NU Kudus Gelar Pengajian Rutin Dua Lapanan

MNU Online | KUDUS – Forum Hafidlotil Qur’an (HFQ) PC Muslimat NU Kudus kembali menggelar …

Watch Dragon ball super