Hari Santri Nasional

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

<br /> GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10).

Acara yang dihadiri Kabag Kesra Pemkab Klaten, Drs H Amin Mustofa MSi mewakili bupati Klaten tersebut, diikuti 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC), sementara enam PAC lainnya berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Ketua PC Muslimat NU Klaten, Hj Retna Fithrotin SAg MPdi mengajak warganya agar senantiasa bersyukur kepada Allah Swt, karena semuanya adalah para pejuang Ahlussunnah wal Jamaah.

(Baca: Muslimat NU Klaten Makin Melek Teknologi dan Tertib Administrasi)

Nderek (ikut) para ulama yang telah menjaga NKRI dari penjajahan kolonial Belanda yang mengatasnamakan NICA,” katanya.

Puncaknya pada 22 Oktober 1945 saat penjajah ingin kembali ke Tanah Air, sehingga Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari mencetuskan Resolusi Jihad. “Bahwa hukum membela Tanah Air adalah fardu ‘ain,” tandasnya.

(Baca: Kadinkop UKM Jateng: Kebutuhan Warga NU Bisa Dikelola Puskopan)

Melalui peringatan Hari Santri Nasional, Retna menyebut Muslimat NU membawa  amanah yang sangat berat dari para ulama dan umat, yakni menjadi pendidik dan pembina tunas bangsa.

“Diharapkan Muslimat NU lebih eksis dalam berkiprah, mengabdi untuk negara melalui tupoksi masing-masing,” tandasnya.• nur

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super