Muslimat NU Penyuluhan TBC di Pondok Pesantren

MNU Online | KARIMUN – Muslimat NU mengunjungi Pondok Pesantren Darut Tauhid di Sei Raya, Kecamatan Meral dan Pondok Pesantren Ar Raudah, Kecamatan Tebing, Senin (12/12), untuk mengetahui kesehatan para santri. Kunjungan tersebut juga diikuti perwakilan Pusat Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (NU) Budhiarty,  bersama Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Kepri, Anilbaya dan Ketua PC Muslimat NU Karimun, Nyimas Novi Ujiani, serta Kasi PK Pontren Kemenag Karimun, Kholif.

Kunjungan Muslimat NU ini merupakan tindak lanjut dari upaya penyuluhan terhadap bahaya penyakit Tuberculosis (TBC) dan penyebab terjadinya penyakit menular di lingkungan ponpes. “Alhamdulillah, dari kunjungan ke Ponpes Darut Tauhid dan Ar Raudah tersebut tidak ditemui satupun santri yang terkena penyakit TB. Ini menandakan tingkat kebersihan lingkungan di ponpes sangat baik. Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua setelah beberapa waktu lalu kami melakukan penyuluhan terkait penyakit TB kepada para santri di ponpes,” ujar Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Karimun, Novi Ujiani, kemarin.

Sebelumnya, ada suatu kekhawatiran akan bahaya penyakit TB di lingkungan ponpes, karena selain sebagai tempat belajar lingkungan ponpes juga dijadikan sebagai tempat tinggal bagi para santri. “Dengan adanya penyuluhan yang dilakukan pihak Muslimat NU dengan Dinas Kesehatan dulunya, maka sedikit banyaknya bisa memberikan pembelajaran kepada santri,” ungkapnya.

Ia berharap dengan kedatangan Lembaga Pusat Kesehatan NU ini ke pondok pesantren, bisa menambah pemahaman para santri terkait pentingnya menjaga kesehatan dalam lingkungan pondok pesantren. Karena, dari ponpes tidak hanya melahirkan santri-santri yang ahli agama, namun juga santri yang memiliki pengetahuan kesehatan, minimal untuk diri dan keluarga mereka.

Salah seorang perwakilan dari ponpes berharap agar perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan bagi para santri yang belajar di pesantren untuk lebih ditingkatkan lagi. “Diharapkan kepada pemerintah jangan hanya datang ketika ada kegiatan penyuluhan bersama instansi terkait saja. Kalau dapat mereka datang langsung guna melihat dan memberikan penyuluhan serta bantuan kesehatan bagi para santri,” ujarnya. ♦ ham/mil

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super