Muslimat NU Kabupaten Karium Santuni 30 Anak Yatim

MNU Online | KARIMUN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Muslimat Nadhlatul Ulama Kabupaten Karimun menggelar tausiyah dalam menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1433 Hijriah di Masjid Baitul Karim, Minggu (4/12). Selain tausiyah, Muslimat NU dalam kesempatan itu juga memberikan santunan kepada 30 anak yatim di tiga kecamatan di Karimun.

Ketua DPC Muslimat NU Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani usai tausiyah mengatakan, dalam menyambut tahun baru Islam, wanita muslimat NU Kabupaten Karimun melakukan kegiatan kumpul bersama untuk memperat tali silaturahmi dengan mengundang ustadz Bagian Malim Siregar sebagai penyampai tausiyah.

“Selain menerima siraman rohani dari al ustadz, kami juga memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa di Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing. Dari masing-masing kecamatan kami mengundang 10 orang anak yatim dan kaum duafa. Santunan berupa sembako itu hanya sekedar meringankan beban mereka,” ujar Novi.

Novi menyebut, sejak Muslimat NU Kabupaten Karimun didirikan pada 2005 lalu, namun diakuinya organisasi tersebut baru eksis satu tahun belakangan. “Memang saya akui, meski Muslimat NU Kabupaten Karimun didirikan pada 2005 silam, namun baru mulai eksis pada 2010 lalu,” ungkapnya.

Untuk ke depannya, pihaknya sudah banyak menyiapkan rencana untuk kegiatan Musimat NU pada 2012. Di antaranya kegiatan dakwah, bidang pendidikan, kesehatan. Kegiatan itu ditunjang dengan program pemberdayaan perempuan.

“Mudah-mudahan, ke depannya Muslimat NU ini tetap berkiprah dan eksis memajukan pemerintah daerah Karimun,” ujar Novi.

Sementara, Kepala Bagian Kesejahtraan Rakyat dan Keagamaan Pemkab Karimun Usman mengatakan, banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam menyambut 1 Muharram hingga 10 Muharam di antaranya pemberian santunan kepada anak yatim dan duafa seperti yang dilakukan pengurus Muslimat NU Kabupaten Karimun.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Muslimat NU  dengan memperhatikan anak yatim dan kaum duafa. Sebagaimana diketahui, Nabi Muhammad menganjurkan untuk mengusap kepala anak yatim di bulan Muharam ini agar mendapat pahala, namun mengusap kepala anak yatim itu tentu dalam maksud dan pengertian memperhatikan mereka, salah satu caranya dengan memberikan santunan ini,” katanya.♦ hri/mil

 

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super