Home » WARTA »


Muslimat Tradisikan Khotmil Qur’an Bil Ghoib

khotmil-quranJAKARTA-Muslimat Nahdlatul Ulama terus mentradisikan kegiatan khotmil quran bil ghoib. Pembukaan kegiatan yang diprakarsai oleh Jam’iyah Hafidzah Himpunan Daiyah dan Majlis Ta’lim Muslimat NU (HIDMAT NU) ini, digelar kediaman Ketua Umum Muslimat, Hj Khofifah Indar Parawansa, Minggu, 20 Januari lalu.
Lantunan ayat al-Qur’an bil ghaib (dengan hafalan) ini dimulai pukul 7.30 oleh 15 penghafal Al-Quran. Puluhan pengurus PP Muslimat NU, dan para tamu udangan turut menyimak ayat demi ayat dan surat demi surat Al-Quran yang dibaca.
Diantara pengurus HIDMAT NU, yang turut membaca Al-Quran adalah Hj Istibsaroh, Hj Romlah, Hj Maria Ulfah, Hj Hanik Rofiqoh, dan para hafidzah yang bergabung dalam Ikatan Sarjana  Institut Ilmu Al-Qur’an (ISAI-IIQ) Jakarta.


Kegiatan ini ditutup dengan doa khotmil Qur’an oleh Hj Romlah Widayati. Khotmil quran ini sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad saw, sehingga usai doa Khatmil Qur’an langsung dilanjutkan dengan munajat bersama dengan membaca Ratib al-Hadad dan kitab Barzanji.
Khotmil Quran yang merupakan salah satu program Yayasan HIDMAT NU periode 2012-2016, dirancang menjadi kegiatan  rutin  dua bulanan, yaitu setip hari Ahad, pada pekan ketiga, di setiap bulan ganjil. Rencananya, Khotmil Qur’an ini akan dilaksanakan secara bergiliran di rumah pengurus PP Muslimat NU.
Sementara itu, setiap bulan genap, dua bulan sekali, diselenggarakan kajian keislaman dengan menghadirkan nara sumber dari Dewan Pakar Muslimat NU yang ditempatkan di Pusdiklat Muslimat NU, di Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
“Alhamdulillah, kegiatan khataman al-Qur’an yang baru dicanangkan ini, sudah penuh ‘dibooking’ sepanjang  2013 oleh pengurus PP Muslimat NU. Untuk tahun 2014 sudah banyak yang antri memesan untuk ditempati khataman Al-Qur’an,” kata sekretaris HIDMAT NU Pusat, Dr Sururin.
Dalam sambutannya, Ketua HIDMAT NU, Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, menjelaskan, khotmil Qur’an ini merupakan salah satu bentuk riyadhoh yang dilakukan oleh PP Muslimat NU guna meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Ayat al-Qur’an yang dibaca diharapkan dapat menambah dan memperkokoh keimanan, serta kekuatan dan kedekatan kita kepada Allah SWT,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, putri KH Wahab Chasbullah ini meminta para hafidzah yang hadir untuk bergabung dengan Jam’iyyah Hafidzat HIDMAT NU. Gayung bersambut, ajakan tersebut diterima dengan baik dan para hafidzah yang hadir berkomitmen bergabung dalam Jam’iyah Hafidzat HIDMAT NU.
Ketua Umum PP Muslimat NU, Hj Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, membaca al-Qur’an merupakan amalan dan wirid yang sangat jelas hukum dan sanadnya. “Membaca al-Qur’an sebenarnya merupakan ibadah yang mudah dilakukan, akan tetapi tidak mudah diamalkan,” katanya.
Oleh karena itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur ini, mengajak kepada segenap pengurus PP Muslimat NU untuk melakukan riyadloh diantaranya dengan khotmil Qur’an, memperbanyak membaca sholawat Nabi, dan dzikir lainnya.
“Sehingga insyaallah akan dapat menggiring kita untuk dapat mengamalkan setiap ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’anul Karim,” katanya.sururin/mil

 

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super