Workshop Pendidikan Usia Dini

Organisasi Sebesar Muslimat NU Tak Mungkin Abaikan Fundraising


PENYERAHAN BANTUAN: Nyai Hj Masruroh Wahid (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan administrasi PAUD dari PW ke PC se-Jatim. | Foto: MNU Online

MNU Online | SURABAYA – Organisasi butuh dana, apalagi sebesar Muslimat NU. Tak mungkin tanpa memikirkan fundraising (penggalangan dana) yang merupakan ‘urat nadi’ tumbuh kembangnya organisasi. Itu sebabnya Muslimat Jawa Timur akan melakukan kerjasama dengan pihak perbankan (Bank Jatim).

Demikian disampaikan Ketua PW Muslimat NU Jatim, Dra Nyai Hj Masruroh Wahid MSi dalam workshop Penguatan Layanan Pendidikan Usia Dini di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Kegiatan selama dua hari, Sabtu (7/1) dan Minggu (8/1), tersebut dibuka Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar.

Acara ini, selain diikuti para ketua pimpinan cabang juga para guru serta pengelola PAUD se-Jatim. Tampak hadir salah seorang pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU, Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid.

(Baca: Sisir Jumlah Anggota, Siasati Lewat Pembayaran I’anah Syahriyah)

Di hari pertama, acara diwarnai penyerahan secara simbolis bantuan administrasi PAUD dari PW ke PC se-Jatim. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan ke-Muslimat-an lainnya berupa pemaparan materi dari Bank Jatim terkait teknis pengelolaan i’anah syahriyah (iuran anggota).

Tanpa biaya yang cukup, lanjut Nyai Masruroh, niscaya program tak akan terlaksana dengan baik. “Jargon orang Jatim: Jer Basuki Mowo Beyo (Semua itu memerlukan biaya). Kalau ingin berhasil pasti ada pembiayaan yang kita keluarkan,” tandasnya.


PEMBUKAAN WORKSHOP: Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid (kanan) menghadiri pembukaan workshop Penguatan Layanan Pendidikan Usia Dini. | Foto: MNU Online

“Itu sebabnya kita akan kerjasama dengan Bank Jatim, bagaimana layanan PAUD bisa berjalan dengan baik, program-program Muslimat NU berjalan baik, pendataan anggota valid dan bisa dipertanggungjawabkan serta mengaktifkan i’anah syahriyah yang menjadi kewajiban kita sebagai anggota Muslimat NU untuk dikelola secara profesional.

(Baca: Fasilitasi Muslimat NU, Minimal 30 Persen Program Pembangunan Selesai)

Sementara terkait penguatan layanan PAUD, lewat workshop ini diharapkan para ketua PC, kepala sekolah dan pegelola PAUD memahami dimana sebenarnya posisi PAUD yang diselenggarakan.

“Termasuk dengan siapa kita mesti melakukan jejaring maupun kerjasama, apakah dengan provinsi, kabupaten/kota atau dengan pihak lainnya,” katanya.• nur

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super