PC Muslimat Nyatakan Netral pada Pilkada Tuban

MNU Online | TUBAN – Pemilukada Tuban 2011 mendatang PC Muslimat NU Tuban tetap memilih netral terhadap cabup-cawabup yang akan berlaga pada 1 Maret 2011. “Muslimat tetap netral, tidak boleh terjebak dukung mendukung terhadap cabup-cawabup,” tegas Ketua PC Muslimat Tuban, Hj Siti Musyarofah.

Meski secara organisasi netral, namun, sebagai kader nahdliyin harus tetap ‘nyenkuyung; pencalonan Fathul Huda sebagai calon bupati yang berpasangan dengan Noor Nahar Husain sebagai calon wakil bupati. Karena, pencalonan Fathul Huda sudah mendapatkan restu dari PC NU Tuban. “Apalagi Pak Huda itu Ketua Cabang NU Tuban. Masak bapaknya punya hajat nggak bantu kan keliru,” tutur wanita mantan anggota DPRD Tuban itu.

Namun begitu, diharapkan kader maupun pengurus Muslimat NU Tuban dalam memberikan dukungan pada cabup-cawabup Fathul Huda-Noor Nahar (HUDANOOR) tidak boleh mengatasnamakan organisasi.

Muslimat secara organisasi harus didudukkan pada tempatnya, dan kader-kadernya terus menggalang kekuatan untuk memenangkan pasangan HUDANOOR. “Ini lah bentuk kenetralan Muslimat dalam Pemilukada Tuban 2011,”ungkap Musyarofah.

Karena Muslimat netral, lanjutnya, pihaknya juga tidak akan memberikan sanksi administrasi kepada kadernya yang mendukung calon selain HUDANOOR. Tapi, diyakini, tidak ada satu pun kader Muslimat yang mendukung pasangan lain, karena hampir semua kader Muslimat di Tuban sudah sepakat untuk memenangkan pasangan HUDANOOR. “Kalau ada yang lain barang kali ya sanksi moral saja,” ungkapnya sambil tersenyum.

Ketika disinggung kehadiran Fathul Huda saat pelantikan PC Muslimat Tuban di Asrama Haji Tuban beberapa waktu lalu, ungkapnya, kehadiran Fathul Huda bukan sebagai cabup, tapi, sebagai Ketua Cabang NU Tuban. “Pak Huda kan belum ditetapkan sebagai cabup oleh KPUK,” tandas Musyarofah beralasan.

Kenetralan Muslimat dalam perhelatan politik itu, selain Muslimat bukan organisasi politik juga atas penegasan DPW Muslimat NU Jatim. “Pesan dari ketua PW Muslimat Jatim, Bu Masruroh memang kita tidak boleh partisan dan berpolitik praktis secara kelembagaan karena memang Muslimat bukan Parpol, akan tetapi kalau secara pribadi monggo, dan itu tidak menyalahi aturan organiasi,” ungkap Musyarofah.

Pihaknya juga sudah menyampaikan bagaimana sikap PC Muslimat Tuban dan bagaimana seharusnya yang dilakukan kader Muslimat sudah disampaikan saat 850 kader Muslimat Tuban menghadiri pelantikan pengurus Muslimat Tuban periode 2010-2015 di gedung Asrama Haji Tuban beberapa waktu lalu.♦ mil/ktb

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super