Kem Ibadah Tahap Dua, Anak Yatim Dibebaskan dari Biaya

kem-ibadah

PRIORITAS ANAK YATIM: Home stay sederhana sengaja dipilih untuk menghemat dana. | Foto: MNU Online

MNU Online | KUALA LUMPUR – Berbeda dengan kem pertama yang diadakan di sebuah villa, kem ibadah kedua Muslimat Malaysia kali ini berjalan cukup sederhana. “Kami sengaja memilih home stay sederhana seperti ini untuk menghemat dana,” terang Al Nurhayati, Ketua Panitia Kem yang juga anggota Seksi Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Kamis (26/11).

Program yang berjalan pada 22-27 November 2015 ini juga ditempatkan di Ampang, yang masih menjadi bagian wilayah Kuala Lumpur. “Kalau di sini (Ampang) kan semua orang tua dan tamu menjadi mudah mengunjungi anaknya,” lanjut Al Nurhayati yang juga setiap hari stand by menjadi juru masak kem.

Kem kali ini juga lebih menekankan paritisipasi anak yatim. Jika setiap peserta dikenakan iuran sebesar RM 200, maka semua peserta dari anak yatim dibebaskan sepenuhnya. “Untuk iuran anak-anak yatim yang lima jumlahnya, sepenuhnya ditanggung oleh sumbangan kolektif ibu-ibu Muslimat,” kata Mimin Mintarsih, Ketua Muslimat Malaysia.

Dari sisi bahan ajar, para peserta diberi materi yang cukup sederhana. “Kami hanya fokus pada tiga hal, yaitu fiqih, tajwid, dan akhlaq,” kata Yandi Purnama, mahasiswa master International Islamic University Malaysia (IIUM), yang kali ini menjadi fesi program.

“Dari sisi materi, memang terlihat sederhana. Tapi kali ini kita ingin fokus pada sisi tashih (koreksi) dan praktiknya, yang kenyataannya tidak semua anak-anak bisa,” tambah Thoat Hamim, fesi lain yang juga mahasiswa IIUM.

Kem yang diikuti oleh 18 anak ini ditutup dengan pembagian hadiah dan penampilan-penampilan. Tiga pelajar terbaik, baik dari lelaki maupun perempuan diberikan masing-masing sebuah piala. Setelah itu, anak-anak juga menampilkan shalawat yang berjudul ya badratin.

Selain itu, kem ini juga diharapkan menjadi media khidmah dan pemersatu para ibu Muslimat. “Tidak semua anggota muslimat ini paham terhadap agama. Dengan program ini, kita berusaha untuk menarik dan mengajari para ibu Muslimat secara perlahan-lahan,” harap Mimin Mintarsih mengakhiri wawancara. ♦ ziz

Baca juga

ZIARAH KE SINGAPURA: PCI Muslimat NU Malaysia mengadakan ziarah ke Singapura. | Foto: PCIMNU Malaysia

Sambut Tamu dari Jakarta, Muslimat NU Malaysia Ziarah ke Singapura

MNU Online | SINGAPURA – Menyambut kedatangan rombongan PAC Muslimat NU Kecamatan Makassar, Jakarta Timur …

Watch Dragon ball super