Cabang Istimewa

Pejabat KBRI Beri Taushiyah di Acara Muslimat NU Malaysia


ISTIGHOTSAH: Ibu-ibu Muslimat NU Malaysia menggelar istighotsah bersama Persatuan Solidaritas Masyarakat Jawa (Pasomaja). | Foto: PCIMNU Malaysia

MNU Online | KUALA LUMPUR – Biasanya, seorang pejabat diundang untuk membuka atau menutup acara. Namun dalam istighotsah yang diadakan PCI Muslimat NU Malaysia, Senin (6/11), Kepala Divisi Pendidikan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI Malaysia, Agus Badrul Jamal justru didapuk memberikan taushiyah.

“Hal ini (penunjukan) sudah kami pikirkan matang-matang. Pertimbangan utamanya karena memang Pak Agus adalah sosok politikus yang punya background NU,” jelas Ketua PCI Muslimat NU Malaysia, Mimin Mintarsih.

Agus, lanjut Mimin, masih mempunyai hubungan keluarga dengan tokoh nasional KH Mustofa Bisri, pengasuh PP Raudhatut Talibin Rembang, Jawa Tengah.

(Baca: Satu Jam, Pengurus Muslimat NU Jepang Diwejang Putri Gus Dur)

Sementara dalam tausiyahnya, Agus mengingatkan hadirin untuk selalu maksimal dalam segala hal. Bekerja keras seakan-akan hidup selamanya dan beribadah seakan-akan mati besok.

Khusus kepada kaum laki-laki, dia mengharapkan agar mereka mempersiapkan diri menjelang umur 40 tahun. “Usia 40 tahun merupakan masa yang paling menentukan. Baik buruknya seorang lelaki dapat ditentukan pada usia tersebut,” ucapnya.

Gandeng Pasomaja


KOMPAK: Para tokoh NU di Malaysia termasuk pejabat KBRI mengikuti istighotsah yang digelar Muslimat NU Malaysia. | Foto: PCIMNU Malaysia

Istighotsah ini merupakan hasil kerjasama antara PCI Muslimat NU Malaysia dengan Persatuan Solidaritas Masyarakat Jawa (Pasomaja).

“Kami sudah sering membuat acara dengan Pasomaja, termasuk kali ini. Momentumnya juga tepat, karena anak-anak sekarang sedang menghadapi ujian Sijil Pelajaran Malaysia (SPM),” terang Mimin.

Acara yang diadakan di Dewan Masyarakat Jalan Datok Senu 30 Sentul ini mendapatkan antusiasme hangat dari masyarakat. “(Acara) sangat meriah. Masyarakat mengharapkan agar acara serupa dapat diadakan kembali,” tambah Mimin.

(Baca: Muslimat NU Malaysia Hadirkan Cicit Syekh Abdul Qadir Jaelani)

Hadir dalam kesempatan tersebut Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCINU Malaysia, Ustadz Liling Sibromilisi dan Ihyaul Lazib. Lalu Ketua DPC PKB Malaysia, Saiful Aiman Kumalasa serta Ketua DPC Hanura Malaysia, Faizal Anas. Tidak ketinggalan Ketua Kampung Taman Datok Senu Hasan bin Jamaludin.

Acara yang menghabiskan dana sekitar 3.000 ringgit Malaysia ini juga menjadi rangkaian dari perayaan acara Maulid Nabi Muhammad Saw yang akan jatuh pada 30 November 2017.• aziz

Baca juga

Muslimat NU Hongkong Resmikan Sekretariat dan Mushala di Macau

MNU Online | MACAU – Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU Hongkong meresmikan sekretariat dan …

Watch Dragon ball super