Muslimat NU Bercocok Tanam

Pelantikan Pengurus Muslimat NU Sultara Diwarnai Bantuan Bibit Cabai


PELANTIKAN PENGURUS: Ketum Hj Khofifah IP melantik pengurus PW Muslimat NU Sulawesi Utara mas khidmat 2016-2021. | Foto: MNU Online

MNU Online | KENDARI – 600 orang lebih jamaah, terdiri dari perwakilan PCMNU, PWMNU, Banom NU serta organisasi wanita se-Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hadir di Gedung Dachtraco, Kota Kendari, Jumat (14/4).

Mereka berkumpul untuk mengikuti Pelantikan Pengurus PW Muslimat NU Sultra masa khidmat 2016-2021 oleh Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi yang dirangkai dengan Harlah ke-71.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PW Muslimat NU dengan Dinas Pertanian Sultra,  serta penyerahan bantuan 20 ribu bibit cabai, hand tractor, ayam KUB (Kampung Unggul Balitnak) serta mesin penetas telur.

(Baca: Muslimat NU Sulsel-BPTP Bergandengan Tangan Bangun Sektor Pertanian)

Lewat MoU ini, Khofifah berharap ibu-ibu Muslimat NU akan membudidayakan bercocok tanam, terutama cabai dan juga berternak ayam kampung untuk dapat dikonsumsi sebagai makanan sehat.

Selain itu, dalam amanatnya, Khofifah juga berpesan NU — yang di dalamnya Muslimat NU — termasuk kelompok yang paling aktif mempertahankan NKRI. “Namun demikian, janganlah kita merasa paling benar dan mempunyai tiket ke surga,” katanya..

Khofifah juga menyoroti ketahanan keluarga. Dia menyampaikan bahwa dalam berumah tangga, sesuai dengan perintah al Qur’an, tugas untuk mendidik anak tak semata-mata menjadi tanggung jawab ibu tapi juga ayah.


BANTUAN: Penyerahan secara simbolis bantuan 20 ribu bibit cabai, hand tractor, ayam KUB serta mesin penetas telur. | Foto: MNU Online

“Mengingatkan anak-anak untuk shalat adalah juga tugas ayah, sebagaimana perintah al Qur’an dalam surat al-Luqman,” katanya.

“Namun bukan berarti ibu juga lepas tangan dari tugas ini. Kerjasama antara ayah dan ibu adalah komposisi yg terbaik dalam membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah,” katanya.

(Baca: Gerakan Tanam Sayuran di Pekarangan, Muslimat NU DIY-BPTP Teken MoU)

Kemudian terkait perintah bahwa istri harus terlihat menyenangkan di hadapan suami, maka demikian pula suami harus selalu terlihat menyenangkan di hadapan istri.

Jika istri harus menjaga kehormatan ketika suami bertugas, maka demikian juga suami harus menjaga kehormatan saat menjalankan tugas.

“Keseimbangan sikap antara suami dan istri sangat penting dalam mengantarkan rumah tangga dan menyiapkan anak-anak yang saleh salihah,” tandasnya.• lul

Baca juga

SILATURAHIM PP MUSLIMAT NU-WAPRES: Silaturahim Pengurus PP Muslimat NU dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/7). | Foto: MNU Online

Temui Wapres JK, Khofifah Sampaikan Keberhasilan Muslimat NU di Pilkada

MNU Online | JAKARTA – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super