Pelatihan Selesai, Motivator KB Muslimat NU Langsung Sisir Calon Akseptor

motivator-kb-2

PELATIHAN: Para motivator KB Muslimat NU di Jakarta Utara mendapat pelatihan selama tiga hari. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Tuntas sudah pelatihan motivator KB Muslimat NU yang digelar Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) Pusat di lima kabupaten/kota.

Jakarta Utara menjadi kota terakhir setelah sebelumnya pelatihan serupa digelar di Kabupaten Klaten, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes dan Kota Jakarta Timur.

Kusnia Nasser, ketua pelaksana program penjangkauan masyarakat dalam strategi mencapai tujuan Family Planning 2020 (FP2020) melalui Muslimat NU menuturkan, dibanding empat kabupaten/kota lainnya, pelatihan di Jakarta Utara selama tiga hari, 31 Mei-2 Juni, terasa istimewa.

“Kebanyakan motivator berusia paruh baya tapi cekatan mengoperasikan tablet, serta piawai melakukan sosialisasi di lapangan,” katanya.

Bahkan, lanjut Kusnia, selesai pelatihan pukul 13.00, sejam kemudian mereka langsung mempraktikan ilmunya dengan melakukan sosialisasi pilihan-pilihan kontrasepsi ke calon akseptor.

Pun demikian saat memasuki bulan suci Ramadahan nanti, sama sekali bukan penghalang bagi para motivator untuk berkegiatan. Mereka tetap melakukan sosialisasi selama bulan puasa hingga jelang lebaran.

“Seminggu usai lebaran mereka juga kembali bergerak menyusuri sudut-sudut Jakarta Utara untuk menyisir PUS (Pasangan Usia Subur),” tandasnya.

Hal sama juga dilakukan motivator di empat kabupaten/kota lainnya. Selama Ramadhan mereka tidak berhenti melakukan sosialisasi dan mengajak PUS memilih MKJP (Metode KB Jangka Panjang).

“Di samping melalui Posyandu, motivator juga masuk lewat pertemuan orang tua PAUD, PKK dan pertemuan lain yang ada di masyarakat, termasuk sosialisasi secara personal. Selain itu melakukan pendampingan pada ibu-ibu yang akan menggunakan MKJP ke bidan atau layanan kesehatan lainnya,” papar Kusnia.

Kebetulan, sebagian dari motivator juga para ustadzah. Mereka juga akan menyisipkan materi tentang pentingnya merencanakan kelahiran, kesehatan reproduksi dan pilihan alat kontrasepsi di setiap pengajian.

“Ada sisipan materi konsep keluarga berkualitas di setiap ceramah para ustadzah,” tambah Kusnia. Selain Kusnia sebagai pimpro, tim ini beranggotakan dr Dasih Lasmirah, Dra Hj Ifham Cholil, Dra Hj Emmamatul Qudsiyah dan Dra Hj Husnul NH.

motivator-kb-1

PERAN BESAR: Motivator KB Muslimat NU akan sangat membantu PLKB-BKKBN. | Foto: MNU Online

Kepala BPMPKB (Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana) DKI Jakarta, Silvia menambahkan, kehadiran motivator KB Muslimat NU tidak akan berbenturan dengan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Sebaiknya, justru akan bersinergi dan sangat membantu.

“Kami sangat terbantu dengan adanya motivator Muslimat NU karena KB di Jakarta selama ini stagnan,” akunya.

Karena itu, Silvia berharap kehadiran motivator KB Muslimat NU dapat menahan laju pertumbuhan penduduk di Jakarta. “Selama ini masyarakat kurang welcome pada petugas PLKB, maka kami sangat berharap banyak pada kiprah motivator Muslimat NU,” tandasnya.

Sementara Ketua YKMNU, Farida Salahuddin Wahid berharap selepas pelatihan, para motivator bisa langsung terjun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi ‘KB Pilihanku’.

“Mereka ini membantu pemerintah untuk menyosialisasikan tentang program KB Pilihanku pada masyarakat,” katanya.

Perlu diketahui, pelatihan motivator KB ini hasil kerjasama Muslimat NU (YKMNU Pusat) dengan John Hopkins Center of Communication Programs (JHCC) serta BKKBN. ♦ win

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super