Menuju Tanah Suci

Perdana, Muslimat NU Jatim Berangkatkan Jamaah Umroh


PEMBERANGKATAN PERDANA: Nyai Hj Masruroh Wahid (tengah) bersama jamaah umroh lainnya yang berangkat lewat PW Muslimat NU Jatim| Foto: PWMNU Jatim

MNU Online | SURABAYA – Rabu, 25 Januari 2017, menjadi hari bersejarah bagi Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Timur. Bismillah! Untuk kali pertama, secara lembaga, PW memberangkatkan jamaah umroh ke Tanah Suci.

Launching pemberangkatan umroh perdana atas nama lembaga (PW) ini sekaligus melaksanakan program bidik dakwah dan IHMNU (Ikatan Haji Muslimat NU). Selama ini kalau umroh kan masih sendiri-sendiri, belum atas nama lembaga,” terang Ketua PW Muslimat Jatim, Dra Nyai Hj Masruroh Wahid MSi.

(Baca: Penutupan Workshop Diwarnai MoU Pengelolaan Iuran Anggota dengan Bank Jatim)

Sebenarnya, lanjut Nyai Masruroh, dari dulu upaya ini sudah dilakukan tapi belum bisa berjalan maksimal dan profesional.

“Sekarang kita kuati bahwa ini bukan untuk pribadi tapi lembaga, maka segala sesuatunya dilewatkan lembaga. Sementara ini kita kerjasama sama dengan travel PT Mabrur (Jakarta),” paparnya.

Untuk pemberangkatan perdana ini diikuti 47 jamaah, terdiri dari internal dan eksternal Muslimat NU. Rombongan dipimpin langsung oleh Nyai Masruroh dan Ketua Bidang Dakwah PWMNU Jatim, Dr Hj Mihmidati Afif. Rencananya jamaah akan berada di Tanah Suci selama 13 hari.

“Sebetulnya calon yang mau daftar sudah ada dan banyak, tapi karena waktunya sangat mepet ya yang ada dulu dan dapatnya 45 ditambah 2 pembimbing jadi total 47. Terpenting jalan dulu,” katanya.

(Baca: Rasul Ajarkan Model Pembelajaran Sesuai Zaman Anak Didik)

“Pengurus juga banyak yang ikut, bayar sendiri-sendiri. Selain saya ada sekretaris, bendahara, ketua serta ketua IHMNU PW sebagai pembimbing. Total ada sembilan pengurus PW serta ketua PCMNU Kabupaten Kediri.”

Setelah pemberangkatan perdana ini sukses, Nyai Masruroh berharap di tahun ini juga akan ada dua lagi pemberangkatan. Rencananya di bulan Marat dan saat Ramadhan.

Ke depan, tambah Nyai Masruroh, akan dikuatkan lagi bimbingan dakwah untuk umroh agar Muslimat NU tak hanya menjadi ‘obyek’ dari penyelenggara umroh pihak lain yang belum tentu care dengan Muslimat NU.

“Kalau yang kelola lembaga sendiri kan dari oleh dan untuk Muslimat NU,” tuntasnya.• nur  

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super