Peredaran Narkoba Sangat Dinamis, Anggota Laskar Diminta Update Informasi

JAGA INFORMASI: Warga Muslimat NU diminta update informasi terkait perkembangan narkoba. | Foto: MNU Online

JAGA INFORMASI: Warga Muslimat NU diminta update informasi terkait perkembangan narkoba. | Foto: MNU Online

MNU Online | CIREBON – Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan ibu-ibu anggota Laskar Anti Narkoba agar terus meng-update informasi terkait narkoba. Sebab, perkembangan produk dan metode peredaran barang haram tersebut sangat dinamis.

“Selain update informasi juga harus terus meningkatkan riyadhoh untuk menjaga anak-anak dan keluarga kita dari narkoba,” katanya usai pengukuhan Laskar Anti Narkoba se-Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dirangkai dengan Halaqoh Kebangsaan Ulama di Pendopo Sultan Alam Kabupaten Banjar, Minggu (18/9).

Apalagi, kata Khofifah, sesuai dengan prediksi yang disampaikan PBB sejak 1987 bahwa negara-negara Asean pada tahun itu sudah seharusnya fokus terhadap rehabilitasi narkoba.

“Selain update informasi juga harus terus meningkatkan riyadhoh untuk menjaga anak-anak dan keluarga kita dari narkoba.”

“Sementara saat itu kesadaran kita mengenai bahaya narkoba masih sangat rendah. Bahkan pada 1997 Indonesia masih mengklaim masih pada tahapan transito. Padahal kenyataannya sudah produsen,” paparnya.

Tak hanya narkoba, penyakit sosial lainnya yang harus diperangi yakni yakni penyebaran virus HIV. Menurut Khofifah virus HIV membutuhkan waktu 15 tahun untuk berkembang menjadi AIDS.

“Maka orang-orang yang saat ini terinfeksi AIDS adalah mereka yang sudah terpapar HIV sejak 15 tahun yang lalu,” katanya. ♦ lul/jey/aks

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super