Muslimat NU-Kedubes Australia

Pererat Jalinan Kerjasama Lewat Jamuan Makan Siang


JALINAN KERJASAMA: Pengurus PP Muslimat NU berpose bersama usai jamuan makan siang untuk mempererat jalinan kerjasama. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – PP Muslimat NU menghadiri jamuan makan siang bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Jl Patra Kuningan Raya, Kuningan Timur, Jakarta, Kamis (3/8). Pertemuan diinisiasi Ketua V (Bidang Hubungan Luar Negeri) PP Muslimat NU, Hj Zannuba Arifah Chapsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid.

Hadir dalam pertemuan tersebut Plt Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Bradley Armstrong PSM dan Sekretaris I Bidang Politik Kedutaan, Ingrid Lundberg serta beberapa staf. Sementara dari PP Muslimat NU dihadiri beberapa pengurus harian dan pengurus bidang, khususnya bidang hubungan luar negeri.

(Baca: Soal Perppu Ormas, Muslimat NU Sejalan dengan PBNU)

Yenny Wahid menuturkan, momen ini untuk mempererat jalinan kerjasama tidak hanya dengan Indonesia lewat hubungan formal namun juga dengan Muslimat NU.

Apalagi Muslimat NU tercatat sebagai Ormas perempuan terbesar di Indonesia dengan anggota sekitar 23 juta yang tersebar di 34 provinsi.

“Jumlah ini tentunya memiliki kekuatan yang cukup kuat di Indonesia untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, khususnya dalam mewujudkan visi-misi Muslimat NU,” paparnya.


KEKUATAN MUSLIMAT NU: Ketua V PP Muslimat NU, Yenny Wahid, Muslimat NU memiliki kekuatan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. | Foto: MNU Online

Apalagi, tambah putri almaghfurlah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut, Muslimat NU juga memiliki lembaga pelayanan masyarakat lewat ribuan rumah sakit, PAUD, panti asuhan maupun majelis taklim.

Terkait hubungan Muslimat NU dengan Australia, Yenny Wahid menambahkan, secara emosional sebenarnya sudah terjalin sejak lama karena ada beberapa pengurus Muslimat NU yang pernah kuliah di Negeri Kanguru. Beberapa anak anggota PP Muslimat juga mengenyam pendidikan di Australia.

(Baca: Khofifah Sebut Ponpes Benteng Pertahanan ‘PBNU’)

“Ke depan, insyaallah akan ada kegiatan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang didanai Australia. Dalam hal ini Ketum PP Muslimat NU (Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa akan melakukan MoU dengan KPK,” ungkapnya. • ina mubayyinah

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super