PC Muslimat NU Garut

Peringati Harlah, Seribuan Jamaah Hadir dari Pelosok Kabupaten


PERINGATI HARLAH: Ketum Hj Khofifah IP memberi taushiyah saat peringatan Harlah ke-71 Muslimat NU dan Deklarasi Laskar Anti Narkoba PC Muslimat NU Garut, Sabtu (4/3). | Foto: MNU Online

MNU Online | GARUT – Seribuan jamaah menghadiri peringatan Harlah ke-71 Muslimat NU dan Deklarasi Laskar Anti Narkoba yang digelar PC Muslimat NU Kabupaten Garut di Ponpes Al-Musaddadiyyah Garut, Jawa Barat, Sabtu (4/3).

Acara kian meriah dengan kehadiran Mensos RI sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSi beserta jajaran pengurus PP, Bupati Garut Rudy Gunawan beserta FKPD dan Ketua PW Muslimat NU Jabar Hj Ella M Girikomala M.MPd beserta rombongan.

Dalam acara ini, Khofifah menyampaikan bantuan 4.000 bibit tanaman cabai dari Menteri Pertanian untuk dibagikan kepada anggota PC dan PAC Muslimat se-Garut yang pada kesempatan Harlah ini berdatangan dari berbagai penjuru kabupaten hingga wilayah pegunungan.

(Baca: Rangkaian Harlah, Santuni Anak Yatim dan Gelar Donor Darah)

Seribuan warga Muslimat NU berkumpul untuk mensyukuri dan mendoakan organisasi yang telah berusia 71 tahun pada 29 Maret ini. Khofifah berharap hal ini dapat mempererat persatuan warga Muslimat NU, persatuan ikhlas yang menyatuhkan lahir dan batin.

“Jangan sampai seperti apa yang disebutkan dalam Al Qur’an surat al-Hasyr ayat 14: Tahsabuhum jami’an wa qulubuhum syatta. Engkau kira mereka satu, padahal hati mereka tercerai-berai,” katanya.

Ukhuwah Nahdliyah


BIBIT CABAI: Secara simbolis, Ketum Hj Khofifah menyampaikan bantuan 4.000 bibit tanaman cabai untuk dibagikan kepada anggota PC dan PAC Muslimat se-Garut. | Foto: MNU Online

Dalam Islam, kata Khofifah, dikenal istilah Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathoniyah. Maka sebagai Nahdliyin sudah sepatutnya mempererat persaudaraan lewat Ukhuwah Nahdliyah.

“Ukhuwah Nahdliyah kita haruslah memperkuat NU. Kalau NU kuat, maka negara ini aman,” katanya. “Dan di balik kebesaran NU ada perempuan-perempuan hebat yaitu Muslimat NU.”

Lantas dimana letak kekuatan ibu-ibu Muslimat NU? Menurut Khofifah terletak pada keikhlasan ibu-ibu dalam berjuang. Karenanya, jangan silau dengan harta benda orang lain, tetapi harus berjuang untuk bisa mandiri.

(Baca: PWMNU DIY Lakukan Studi Banding hingga Wisata Religi)

“Jangan pernah tidak percaya diri jika belum mampu membeli mobil pribadi, gelang atau cincin berlian. Tapi ibu-ibu harus tidak percaya diri jika tidak mampu mensyukuri apa yang Allah Swt berikan,” paparnya.

Kalaupun pernah membandingkan hidup sendiri dengan hidup orang lain, maka jadikan kebaikan hidup orang lain sebagai motivasi untuk menjadkan kehidupan sendiri lebih baik.

“Semoga dengan keikhlasan, menjadikan kehidupan ibu-ibu semakin baik. Baik rezekinya, baik akhlaknya, baik segala-galanya dan semoga dijauhkan dari azab dunia dan akhirat,” katanya.• lul, jey

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super