Halal bi Halal PP Muslimat NU

Pimpin The Power of Emak-emak, Ketum PBNU: Bu Khofifah Memang Sakti!

<br /> PUJI KEGIGIHAN KHOFIFAH: KH Said Aqil Siroj nilai perempuan yang luar biasa, sabar, tegar, kokoh dan kuat. | Foto: MNU Online

PUJI KEGIGIHAN KHOFIFAH: KH Said Aqil Siroj nilai perempuan yang luar biasa, sabar, tegar, kokoh dan kuat. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Sukses Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi di Pilgub Jawa Timur serta sejumlah perempuan lainnya — termasuk lima srikandi Muslimat NU — yang memenangi Pilkada 2018 di level kabupaten/kota memunculkan fenomena The Power of Emak-emak.

Atas sukses tersebut, Ketua Umum PBNU, Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA menilai Khofifah memang perempuan yang luar biasa, sabar, tegar, kokoh dan kuat. “Kalau semuanya diringkas dalam satu kata: Sakti!” katanya.

Pernyataan Kiai Said disampaikan saat memberikan taushiyah dalam halal bi halal PP Muslimat NU yang dihadiri pengurus pimpinan wilayah se-Indonesia dan cabang se-Jabodetabek di Gedung Konvensi TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

(Baca: Istimewa! 5 Srikandi Muslimat NU Terpilih Jadi Kepala Daerah)

“Kalau saya, kalau saya lho ya, maju sekali dan gagal enggak berani maju lagi. Betul itu, betul! Tapi beliau ini, coba, dengan keyakinannya yang sangat kuat, tidak pernah menyerah, tidak pernah putus asa,” tambahnya.

Karena itu, Kiai Said menegaskan Khofifah memang layak menjadi gubernur Jatim. “Pas itu! Pengalamannya, kemudian pendidikannya, S2 dari Australia, betul-betul representasi NU, khususnya dari Muslimat NU,” tandasnya.

Terkait kesabaran dan keuletan, Kiai Said kemudian mengisahkan riwayat ada seorang pemuda yang gagah kekar, tapi dengan kesombongannya mengatakan sanggup memecahkan batu besar hanya dengan 10 kali pukulan.

<br /> BINCANG HANGAT DAN AKRAB: KH Said Aqil Siroj berbincang dengan Ketum Nyai Khofifah IP saat halal bi halal Muslimat NU, Minggu (8/7). | Foto: MNU Online

BINCANG HANGAT DAN AKRAB: KH Said Aqil Siroj berbincang dengan Ketum Nyai Khofifah IP saat halal bi halal Muslimat NU, Minggu (8/7). | Foto: MNU Online

Tapi hingga 100 pukulan, batu tersebut tak kunjung pecah, sampai datanglah seorang kiai tua yang hanya dengan lima kali pukulan batu tersebut pecah.

Saat ditanya apa doanya, sehingga sang kiai bisa sehebat itu. “Bukan karena saya sakti atau hebat, tapi batu ini pecah kalau dipukul sampai 105,” ceritanya.

(Baca: Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone)

Cerita ini, tandas Kiai Said, memberikan nasihat jika pemuda tersebut mau sedikit lebih sabar dalam menjalani dan menyelesaikan pekerjaan, maka akan bisa menyelesaikannya.

“Nah, Bu Khofifah rupanya juga sudah tahu, kalau sudah tiga kali bakal menang,” katanya.

“Itu hasil dari orang yang tidak pernah putus asa dan percaya pada Allah, percaya pada dirinya sendiri, serta tidak menyerah dalam menghadapi tantangan maupun kesulitan,” tegasnya.• nur

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super