Maulid Nabi PACMNU Sukaresmi

Rajin Bershalawat Permudah Raih ‘Tiket’ Syafaat


TAUSHIYAH: Hj Ella M Girikomala memberikan taushiyah pada peringatan Maulid Nabi dan Deklarasi Laskar Anti Narkoba yang digelar PACMNU Sukaresmi. | Foto: PACMNU Sukaresmi

MNU Online | GARUT – 2.000-an warga Muslimat NU mengadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan Deklarasi Laskar Anti Narkoba yang digelar PAC Muslimat NU Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat di Ponpes Salaman, Selasa (24/1).

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PW Muslimat NU Jabar, Hj Ella M Girikomala M.MPd. Dalam taushiyahnya dia menuturkan, dengan rajin bershalawat semoga hal ini menjadi ‘tiket’ kita untuk mendapatkan syafaat Rasul kelak di akhirat.

“Ya, semoga ini menjadi ‘tiket’ yang kelak kita diakui oleh Nabi Muhammad Saw sebagai umatnya dan kita mendapatkan syafaat beliau,” katanya.

(Baca: Pakai Baju Muslimat NU, Ibu-ibu Terlihat Tujuh Tahun Lebih Muda)

Dia juga menuturkan, misi khusus Nabi Muhammad Saw diutus Allah Swt ke dunia adalah untuk menyempurnakan akhlak. Lantas apa ciri-ciri akhlak yang baik dari muslim/muslimah?

Menurut Ella setidaknya ada sepuluh. “Pertama, salimul aqidah atau akidah yang lurus yang bisa menyelamatkan dan akidah kita adalah Aswaja (ahlussunnah wal jamaah),” katanya.

Kedua, shahihul ibadah, yakni ibadah harus benar. Ketiga, matinul khuluq: Kepribadian yang kokoh akhlaknya. “Termasuk mewaspadai HIV/AIDS, pelecehan seksual maupun narkoba. Karena itu Muslimat NU menyuarakan gerakan anti narkoba dengan membentuk Laskar Anti Narkoba,” tambah Hj Ella.

Keempat, mutsaqqoful fikri: Intelek dalam berpikir atau memiliki wawasan yang luas. Kelima, qowiyyul jismi: Kepribadian harus kuat. Keenam, mujahadatun linafsihi: Bersungguh-sungguh dalam melawan hawa nafsu.

“Ketujuh, munazhzhamun fi syu’unihi: Teratur dalam segala urusan, disiplin. Jika kita tidak mendapati keterangan suatu hal dalam Al Qur’an dan assunnah maka berpeganglah pada pendapat para ulama,” ujar Ella.

(Baca: Muslimat NU Sumedang Gelar Maulid Nabi dan Khitanan Massal Anak Perempuan)

Kedelapan, harishun ‘ala waqtihi: Disiplin menggunakan waktu. Kesembilan, qodirun ‘alal kasbi: Kemampuan untuk mandiri, termasuk harus mempunyai penghasilan. “Terakhir, naafi’un li ghoirihi: Bermanfaat untuk orang lain,” jelasnya.

Selain Ella, sejumlah pejabat kecamatan juga hadir, penasihat PAC Sukaresmi Eki Kustini serta shohibul bait, KH Aceng Abdul Mujib.

Kiai Aceng menegaskan memperingati maulid nabi adalah sunnah meski sejumlah pendapat mengatakan bid’ah. “Tidak semua bid’ah itu jelek. Maulid Nabi Muhammad Saw adalah syukuran bahwa beliau dilahirkan ke dunia ini,” katanya.

Acara ditutup dengan doa Rais Syuriyah PCNU Garut, KH Rd Amin Muhyidin Maulani.• eti rachmawati

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super