Sambut Pelantikan 11 Desember, Muslimat NU Riau Gelar Pleno

 SAMBUT PELANTIKAN: Hj Dinawati S.Ag MM (tengah) memimpin rapat pleno menyambut pelantikan, 11 Desember mendatang. | Foto: PWMNU Riau

SAMBUT PELANTIKAN: Hj Dinawati S.Ag MM (tengah) memimpin rapat pleno menyambut pelantikan, 11 Desember mendatang. | Foto: PWMNU Riau

MNU Online | RIAU – 11 Desember mendatang, bertempat di Balai Serindit Kantor Gubernur Provinsi Riau, pengurus PW dan PC Muslimat NU se-Riau masa khidmat 2016-2021 akan dilantik Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.

Menyambut pelantikan tersebut, Rabu (30/11), pengurus harian menggelar rapat pleno yang dipimpin Ketua PW Riau, Hj Dinawati S.Ag MM di Aula BKOW Riau, Jalan Diponegoro mulai pukul 14.00-16.00 WIB.

“Rapat pleno I ini dalam rangka menindaklanjuti SK yang dikeluarkan PP Muslimat NU tentang kepengurusan PW Muslimat NU Riau,” terang Dinawati, Kamis (1/12).

(Baca: Usai Dilantik, Pengurus PCMNU Takalar Dibekali Kartamus untuk Memulai Pengabdian)

Perempuan enerjik itu menuturkan, hasil rapat selain pembagian SK juga perkenalan pengurus sekaligus penataan job description pengurus harian beserta bidang yang dikoordinasikan.

“Lalu menetapkan rencana pelantikan Muslimat NU se-Riau yang akan dilantik secara langsung oleh Ketum PP Muslimat NU, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa,” katanya.

Sejumlah acara, lanjut Dinawati,  akan mewarnai pelantikan. Di antaranya meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN sekaligus pelantikan PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Remaja) Amanah PW Muslimat NU Riau.

“Dirangkai juga dengan deklarasi Laskar Anti Narkoba dan santunan bagi anak dhuafa kerjasama dengan Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Pekanbaru,” tambahnya.

Menuju Desa Inklusi

 SEMANGAT PENGURUS HARIAN: Jajaran pengurus harian PW Muslimat NU Riau mengikuti rapat pleno. | Foto: PWMNU Riau

SEMANGAT PENGURUS HARIAN: Jajaran pengurus harian PW Muslimat NU Riau mengikuti rapat pleno. | Foto: PWMNU Riau

Sementara terkait hasil kongres ke-17, beberapa hal akan ditindaklanjuti Muslimat NU Riau. Mulai menata sistem manajemen organisasi berbasis online dengan output salah satunya Kartamus (Kartu Muslimat NU).

“Kemudian melaksanakan program Gedam (Gerakan Dakwah Aswaja Muslimat NU) yang akan melahirkan desa inklusi agar masyarakatnya melaksanakan prinsip-prinsip Aswaja secara kaffah (menyeluruh),” katanya.

(Baca: Terima Amanah, Rais Syuriah PWNU Sulsel Minta Pengurus Majukan Muslimat NU)

Tak ketinggalan pemberdayaan ekonomi melalui koperasi Annisa dan UMKM, peningkatan SDM dalam mencapai kemandirian serta penguatan warga Muslimat NU untuk masuk kancah politik yang berujung duduk di lembaga legislatif.

“Kami akan bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman tentang program yang dicanangkan dan Muslimat NU menjadi agen penggeraknya,” tandas Dinawati.• nur

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super