Sandang Status Provinsi Termuda, Khofifah Ajak Masyarakat Kaltara Bekerja Keras

 AJAK KERJA KERAS: Khofifah ajak masyarakat Kalimantan Utara bekerja keras. | Foto: MNU Online

AJAK KERJA KERAS: Khofifah ajak masyarakat Kalimantan Utara bekerja keras. | Foto: MNU Online

MNU Online | BULUNGAN – Sebagai provinsi termuda — berdiri pada 25 Oktober 2012 — banyak hal yang harus dikerjakan Kalimantan Utara (Kaltara), mulai dari pembenahan infrastruktur hingga penguatan sumber daya manusia (SDM) agar kesejahteraan masyarakat segera tercapai. Karena itu dibutuhkan kerja keras dari seluruh elemen.

Hal itu dituturkan Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa di sela pelantikan PW dan PC Muslimat NU se-Kaltara periode 2016-2021, serta pembukaan Rakerwil dan Harlah ke-70 di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu (14/5).

“Rasulullah Saw mengajak kita bekerja keras seolah-olah hidup masih panjang, dan marilah kita meningkatkan ibadah seolah-olah hidup kita hanya sampai esok,” katanya.

Selain pelantikan dan Harlah, acara juga diwarnai deklarasikan Laskar Anti Narkoba. Dalam pesannya, Khofifah mengingatkan keluarga, terutama para bapak, agar mewaspadai bahaya narkoba yang sudah masuk ke seluruh lini dan profesi.

“Bentengi keluarga kita untuk menghindari kejahatan sosial yang marak. Tugas membimbing anak adalah bapak, bukan hanya ibu,” katanya.

Dia juga menekankan, pekerjaan rumah (PR) kita hari ini adalah PR bangsa. Karena itu pimpinan majelis taklim diminta menambahkan riyadho kepada jamaah supaya negeri ini dan Provinsi Kaltara senantiasa dalam lindungan Allah Swt.

“Semoga para pemimpinnya diberikan keberkahan serta keselamatan dunia dan akhirat. Seluruh warganya juga diberi keberkahan, kesejahteraan, keselamatan dunia dan akhirat. Amin,” katanya. ♦ aks/nhp

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super