PCMNU Tuban Peringati Hari Ibu

Tak Hanya Mendidik, Guru Muslimat NU Dituntut Pandai Memasak

 KREASI TUMPENG: Menguji kehebatan para guru Muslimat NU Tuban lewat lomba kreasi tumpeng. | Foto: PCMNU Tuban

KREASI TUMPENG: Menguji kehebatan para guru Muslimat NU Tuban lewat lomba kreasi tumpeng. | Foto: PCMNU Tuban

MNU Online | TUBAN – Aktif menjadi guru di lembaga Muslimat NU bukan berarti harus mengurangi peran sebagai ibu rumah tangga. Sebaliknya, selain mendidik, guru TK/RA/PAUD dituntut bisa menyajikan hidangan istimewa untuk keluarganya.

Nah, untuk menguji kehebatan para guru Muslimat NU dalam memasak, Bidang Pendidikan PC Muslimat NU Kabupaten Tuban menggelar lomba kreasi tumpeng dalam peringatan Hari Ibu 2016, Kamis (22/12). Selain itu juga digelar lomba paduan suara mars Muslimat NU dan mars IGTKM.

Adapun juri lomba terdiri dari para ahli yang kompeten di bidangnya. Untuk juri paduan suara dari Diknas (Dwi Kora/guru kesenian), sedangkan juri kreasi tumpeng dari Dinkes (dr Hj Menik Musyahadah/dokter ahli gizi) dan dr Nur Istikhowari (kepala Puskesmas Kebon Sari).

(Baca: Cegah Kanker Serviks, Muslimat NU Tuban Gandeng Dinkes dan BPJS)

“Lomba ini diadakan dengan tujuan agar para guru tidak hanya pandai dalam mengajar, tetapi juga pandai dalam menyajikan menu masakan untuk keluarga maupun berbagi pengetahuan dengan anak didik,” terang Diana Kholidah, ketua panitia, Jumat (23/12).

Menariknya, setelah pemenang lomba diumumkan, ke-20 tumpeng yang dilombakan lalu dimakan bersama-sama. “Sungguh keakraban, kerukunan, kebersamaan, dan kabahagiaan bisa dirasakan bersama-sama,” katanya.

Uniknya lagi, lantaran peserta terbilang ibu-ibu muda yang masih memiliki anak balita, selama mengikuti lomba peran menggendong buah hati untuk sementara digantikan para suami. Alhasil, di luar arena para suami terlihat seperti barisan baby sitter.

Ghiroh Ber-Muslimat NU

 GHIROH MUSLIMAT NU: Lomba mars Muslimat NU dan mars IGTKM, untuk meningkatkan ghiroh ber-Muslimat NU lewat lembaga pendidikan. | Foto: PCMNU Tuban

GHIROH MUSLIMAT NU: Lomba mars Muslimat NU dan mars IGTKM, ikhtiar untuk meningkatkan ghiroh ber-Muslimat NU lewat lembaga pendidikan. | Foto: PCMNU Tuban

Selain menguji kepiawaian para guru dalam memasak, untuk meningkatkan ghiroh para guru dalam memperjuangkan Muslimat NU lewat lembaga pendidikan digelar lomba paduan suara mars Muslimat NU dan mars IGTKM.

“Acara ini diikuti 18 koordinator IGTKM se-Kabupaten Tuban. Peserta semua guru TK/RA/PAUD. Alhamdulillah sangat antusias,” tutur Ketua PC Muslimat NU Tuban, Hj Siti Syarofah Sumari S.PdI.

(Baca: Wujudkan PAUD Berkualitas, YPMNU Sosialisasi Kurikulum 2013)

“Lewat lomba ini, harapan kami agar semua guru yang mengajar di lembaga Muslimat NU bisa menyanyikan lagu kebanggaan, yakni mars Muslimat NU dan PGTKM,” katanya.

Tak hanya itu, Hj Siti juga menekankan agar para guru bisa menyanyikan lagu wajib santri syubbanul wathon dan shalawat Nahdliyah (shalawat NU).

“Di lingkungan Muslimat NU, baik PC, PAC, ranting kan sudah terbiasa mengumandangkan lagu-lagu tersebut. Kami berharap lagu-lagu ini juga bisa dikenalkan pada anak didik kita,” ujarnya.• nur

Baca juga

Muslimat NU Kota Kediri Sambut Antusias Pelatihan Kebencanaan

MNU Online | KEDIRI – 100 anggota Muslimat NU Kota Kediri mengikuti kegiatan Penyebaran Informasi …

Watch Dragon ball super