Home » WARTA »


Sempat Dilamar PPP, Ini Jawaban Khofifah

kip__kongres-muslimatJAKARTA-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sempat mengajak pulang bekas kadernya, Khofifah Indar Parawansa. Namun, lamaran itu ditolak Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama. Khofifah menyatakan tidak mungkin kembali ke PPP.

Alasannya, saat ini dia masih mengemban jabatan di organisasi perempuan NU itu. “Menurut AD/ART NU, badan otonom pengurus hariannya tidak boleh merangkap pengurus harian partai,” ujar Khofifah, belum lama ini.

Ajakan kepada Khofifah untuk kembali ke PPP dinyatakan langsung Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Bukan hanya Khofifah yang  diajak untuk bergabung di kepengurusan, tokoh NU lainnya seperti Hayim Muzadi dan Syaifullah Yusuf juga akan dirangkul.


Khofifah menambahkan, badan otonom NU tidak diperkenankan masuk ke partai. “Ini bukan masalah dilamar, ini bukan soal bersedia atau tidak bersedia, tapi AD/ART berbunyi seperti itu. Aturan NU harus memilih,” tuturnya.

Saat ini dia menegaskan, masih harus fokus pada kepengurusan di Muslimat NU dan menyelenggarakan pemilihan untuk kepengurusan periode 2011-2016. Khofifah pernah menjadi anggota DPR dari PPP tahun 1992 – 1998. “Jadi selama saya di kepengurusan, ya saya tidak bisa ke semua partai,” tegasnya.

Sedangkan, Syaifullah Yusuf pindah dari Partai Kebangkitan Bangsa ke PPP pada Januari 2007, menyusul berlarutnya konflik di PKB. Sedangkan, Hasyim Muzadi pernah menjadi anggota DPRD Jawa Timur dari PPP pada tahun 1986.vivanews.com/mil

Baca juga

PELATIHAN STARTUP: Bidang Tenaga Kerja PP Muslimat NU menggelar pelatihan startup di Al Nahdlah Islamic Boarding School, Depok, Jabar, Rabu (24/10). | Foto: MNU Online

Tantangan Ekonomi Digital, Muslimat NU Gelar Pelatihan Bisnis Startup

MNU Online | DEPOK – Muslimat NU kian fokus menghadapi tantangan ekonomi digital. Salah satu …

Watch Dragon ball super