Sertifikat ISO dan Rekor MURI untuk Muslimat NU

klinik-hemodialisis

SERTIFIKAT ISO: Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menyerahkan sertifikat ISO untuk Klinik Hemodialisis Muslimat NU Cipta Husada. | Foto: Istimewa

MNU Online | JAKARTA – Klinik Hemodialisis Cipta Husada yang dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) yang terletak di Jalan Hang Tuah 1 no 12 kebayoran Baru Jakarta Selatan ini akhirnya akan mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008.

Klinik yang diresmikan oleh mantan presiden RI KH. Abdurrahman Wahid pada tahun 2008 ini merupakan klinik pertama diluar RS yang akan mendapatkan sertifikat ISO, ini adalah momentum internal bagi YKMNU  untuk memompa semangat klinik klinik yang lain agar memperoleh ISO juga. “kita pasti iso untuk mendapatkan ISO” tutur dr Umar Wahid salah satu pendiri klinik yang juga dokter kepresidenan di era Gus Dur ini.

Sementara Ketua YKMNU, Farida Salahuddin Wahid menjelaskan klinik ini sebelumnya merupakan klinik bersalin. Sebelumnya, banyak sekali perempuan yang melahirkan di klinik yang tanahnya merupakan wakaf dari KH Syaifuddin Zuhri. Suksesnya program KB dan yang tinggal di sekitar kawasan kebayoran baru bukan usia produktif lagi, maka jumlah pasien semakin menurun sampai akhirnya diputuskan penggunaan klinik tersebut berubah fungsi seperti saat ini. (Baca: Klinik Hemodialisis Muslimat NU Pecahkan Rekor MURI)

Farida menjelaskan alih fungsi klinik ini memerlukan biaya yang sangat tinggi karena alat-alat yang digunakan berharga sangat mahal. Akhirnya dicarilah investor dan merasa cocok denganPT Masa Cipta Husada.“Kita menyediakan gedung dan tanahnya sedangkan mereka menyediakan alat-alatnya,” katanya.

Klinik milik YKMNU ini telah berprestasi dan berkarya melalui klinik Cipta Husada, klinik tersebut sudah melakukan lebih dari 70.000 tindakan cuci darah. Pasien tersebut gratis melakukan cuci darah disini dengan dibantu oleh BPJS. Salah satu masalah yang paling memberatkan bagi penderita gagal ginjal adalah mahalnya biaya untuk menjalani terapi dialisis. Rata rata penderita harus mengeluarkan biaya 5 juta untuk terapi dialisis diluar obat, laboratorium dan keperluan medis tambahan lainnya.

Bagi penderita yang kebanyakan dari kalangan menengah kebawah tentunya hal ini merupakan masalah besar yang sangat dilematis karena apabila tidak dapat membiayai perawatan dari penyakit yang dideritanya akan membahayakan jiwa.

Dengan semakin banyak dibukanya unit hemodialisis di RS, baik RS negeri atau klinik swasta,  diperlukan semakin banyak perawat bersertifikat hemodialisis, karena ini merupakan syarat pelayanan unit hemodialisis dari PERMENKES. “Sebuah klinik tidak bisa meminggirkan sebuah kwalitas  pelayanan, seperti klinik hemodialisis milik YKMNU ini tetap bisa melayani pelayanan yang berkwalitas dan juga bermutu” ujar Dr Umar Wahid.

Dalam pelaksanakanya, YKMNU sangat mengutamakan the best theraphy atau mengutamakan kwalitas pelayanan dan manajemen mutu. SDM di klinik tersebut juga sangat bagus serta memenuhi standart kwalitas sehingga telah lulus proses audit sertifikasi.

Penilaian ini yang menjadikan pihak URS (United Registar of System) akan memberikan ISO 9001:2008 ke klinik Muslimat NU Cipta Husada 1. Acara penyerahan sertifikat ISO dan MURI ini akan dilaksanakan pada Minggu 10 Januari mendatang dan akan dihadiri menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU.

“Yang paling membanggakan adalah klinik cuci darah muslimat NU ini adalah klinik yg pertama di indonesia yang menerapkan sistem ISO yang akhirnya akan mendaparkan MURI,” pungkas dr Umar Wahid. • mil

Baca juga

SILATURAHIM PP MUSLIMAT NU-WAPRES: Silaturahim Pengurus PP Muslimat NU dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/7). | Foto: MNU Online

Temui Wapres JK, Khofifah Sampaikan Keberhasilan Muslimat NU di Pilkada

MNU Online | JAKARTA – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super