Setelah PW, Kini Giliran PC Minta Khofifah Kembali Pimpin Muslimat NU

 SAMBUTAN: Khofifah memberi sambutan saat peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw di Kabupaten Kuningan. | Foto: MNU Online

SAMBUTAN: Khofifah memberi sambutan saat peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw di Kabupaten Kuningan. | Foto: MNU Online

MNU Online | KUNINGAN – Sehari setelah melantik Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Banten, Khofifah Indar Parawansa bergerak ke Jawa Barat untuk menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw di Kabupaten Kuningan, Minggu (24/4).

Sebelum Khofifah datang dilaksankan pelantikan Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon serta Kabupaten Majalengka periode 2016-2021.
Acara juga diwarnai ikrar dan deklarasi Laskar Anti Narkoba. Turut hadir Wakil Bupati Kuningan, Acep Purnama dan anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Amin Santono.

Di sela pelantikan, dukungan sekaligus permintaan PC agar Khofifah bersedia kembali memimpin Muslimat NU terus bergulir. Sebelumnya, hal serupa disampaikan Ketua PW Muslimat NU Jabar, Ella M Giri Komala saat Harlah di Bandung Barat, Selasa (19/4) lalu.

“Kami minta Ibu Khofiah bersedia kembali memimpin Muslimat NU,” katanya. Menanggapi permintaan itu Khofifah hanya tersenyum.

Di Kuningan, sebelum acara pelantikan dan deklarasi, ketua panitia Toto Toharudin mengajak semua keluarga besar Muslimat NU Kuningan dan undangan yang hadir untuk mendoakan almarhumah Bupati Kuningan Utje CH Hamid Suganda (63) yang wafat pada 7 April 2016.

“Rangkaian acara ini diinisiasi oleh Ibu Bupati. Hingga jelang almarhumah meninggal, beliau terus pantau dan tanya saya bagaimana perkembangan acara,” kata Toto yang juga menjabat Kabag Kesra Setda Kuningan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Khofifah yang sudah menyempatkan diri datang ke Kuningan di tengah kesibukan beliau yang luar biasa.”

Sementara dalam sambutannya, Khofifah meminta warga Muslimat NU menjaga dan memperhatikan anak-anaknya. “Jangan sampai mereka mendapatkan perhatian yang salah di luar rumah,” katanya.

Dia juga mengajak untuk menginfakkan harta dan tenaga dalam situasi apapun. “Dalam keadaan galau maupun bahagia mari infakkan harta dan tenaga kita agar hati kita terjaga. Dan segala permasalahan yang kita hadapi segera menemukan solusinya,” sambungnya. ♦ jey

Baca juga

BERPULANG: Nyai Hj Aisyah Hamid Baidlowi binti KH Abdul Wahid Hasyim wafat) di Jakarta, Kamis (8/3). | Foto: NU Online

Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, Mantan Ketum PP Muslimat NU Wafat

MNU Online | JAKARTA – Tepat di Hari Perempuan Internasional, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat …

Watch Dragon ball super