Home » WARTA »


SMA Khadijah Surabaya, Sekolah NU Pertama Berlabel CIEC

khadijah__okeSURABAYA-Yayasan Khadijah Surabaya sebagai pelopor lembaga pendidikan NU yang terdepan, terus meningkatkan kualitasnya. Kini, 100 ribu lulusan Khadijah telah berkiprah di lebih dari 20 negara di dunia.

Melihat kondisi ini, Khadijah terus bergerak meningkatkan standar pendidikan hingga mencapai standar internasional dengan menggandeng University of Cambridge International Examination dengan menjadi CIE Centre dengan ID 268.

Launching CIEC (Cambridge International Examination Center) di SMA Khadijah ini dilakukan dalam Rapat Kerja Yayayasan Khadijah di Surabaya, 22-23 Desember 2011. Hadir  pada Raker ini jajaran PBNU, Prof Dr KH M Tolhah Hasan, Prof Dr H M Ridlwan Natsir, Prof Ali Aziz, Prof Surahmat, Prof Ali Maschan Musa, serta beberapa tokoh pendidikan nasional lainnya.


Hadir pula Schools Development Manajer untuk Indonesia  dari Univesity of Cambridge International Examination yang memaparkan standar-standar internasional yang harus diterapkan secara disiplin oleh Sekolah Khadijah Surabaya.

Prof Dr Ridlwan Natsir MA, menyatakan, Khadijah merupakan salah satu perwujudan serius dari PBNU dalam meningkatkan taraf pendidikan di Indonesia. “Agar mencapai kesetaraan di dunia Internasional dengan kualitas yang mumpuni,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Khadijah, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Khadijah saat ini menjadi sekolah NU pertama yang menjadi Cambridge International Examination (CIE) Centre dengan ID 268. “Dan ini adalah gebrakan maju dalam dunia pendidikan NU di era modern,” katanya.

Untuk diketahui, sejak 2008 lalu, SMA Khadijah aktif menjadi peserta sertifikasi Cambridge di Universitas Darul Ulum Jombang. Kini, SMA Khadijah resmi menjadi pusat sertifikasi Cambridge atau CIEC (Cambridge International Examination Center).

Dengan demikian, siswa SMA Khadijah yang ingin menempuh sertifikasi Cambridge tak perlu lagi jauh-jauih ke Jombang. “Setelah ini kami akan promosikan dan sosialisasikan ke sekolah-sekolah lain berkenaan dengan sertifikasi Cambridge dan SMA Khadijah sebagai CIEC,” ujar Drs H Suwito MM.

Namun, tidak semua siswa dapat mengikuti sertifikasi Cambridge ini. Pasalnya, para siswa harus memenuhi beberapa kriteria dan syarat yang telah ditetapkan. Pertama, siswa yang bersangkutan harus mendapat rekomendasi dari guru kelas. Kedua, mereka harus menjalani pre-test sebagai tahap penyeleksian kemampuan siswa, dengan nilai minimal delapan.

“Setelah itu kami akan mengundang orang tuan siswa untuk sosialisasi mengenai sertifikasi Cambridge, dari segi biaya dan manfaat sertifikasi tersebut bagi siswa,” jelas Suwito.

Jika telah disetujui, masing-masing siswa harus membayar Rp 1,1 juta per mata pelajaran. Kemudian, siswa akan dibina oleh sekolah selama tiga bulan untuk persiapan menghadapi ujian sertifikasi Cambridge.

Suwito mengimbuhkan, dengan adanya sertifikasi Cambridge, siswa menjadi lebih terpacu meningkatkan prestasi. Mereka yang telah mengikuti sertifikasi Cambridge, tidak diragukan lagi kualitasnya, terutama dalam berbahasa Inggris. Bahkan, banyak di antara mereka yang mampu mendapatkan nilai 100 dalam ujian Nasionalnya.

“Secara tidak langsung guru-guru pengajar juga ikut termotivasi dan bertanggung jawab. Jangan sampai mereka lebih bodoh dari muridnya,” imbuhnya.

Sertifikasi Cambridge merupakan salah satu program pendidikan yang diadakan oleh University of Cambridge. Program ini berbentuk ujian tertulis layaknya ujian nasional untuk enam mata pelajaran. Yakni Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ekonomi.

Siswa yang lulus ujian sertifikasi Cambridge ini selanjutnya akan mendapat sertifikat resmi dari University of Cambridge. Hebatnya, sertifikat ini diakui oleh seluruh dunia. Siswa yang mendapat sertifikat tersebut, terlebih dengan nilai yang bagus, bisa mendaftar ke perguruan tinggi mana saja di dunia.mil

 

Baca juga

Khofifah: Jangan Biarkan Investasi Akhirat Tergerus Lewat Handphone

MNU Online | TANGSEL – Ketua Umum PP Muslimat NU, Dra Nyai Hj Khofifah Indar …

Watch Dragon ball super