Syekh Hisham: Zaman Penuh Dosa, Perbanyak Ucapan Kalimat Thayyibah

syekh-kabbani-1

HADIRI HAUL: Syekh Hisham Kabbani saat menghadiri haul mendiang suami Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa. | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Zaman sudah penuh dosa dan maksiat. Agar tak larut dan terjerumus di dalamnya, tokoh sufi terkemuka Syekh Hisham Kabbani mengingatkan kita semua untuk mengingat Allah Swt dengan memperbanyak mengucapkan kalimat thayyibah.

“Zaman dimana syetan dengan leluasa mengganggu kita. Zaman yang sudah jauh dari kebaikan-kebaikan. Mudah-mudahan kita semua bisa diselamatkan Allah Swt dari fitnah dan dosa,” tuturnya saat memberi taushiyah dalam haul Indar Parawansa, mendiang suami Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, Minggu (2/10).

Syekh Hisham menuturkan, agar kita tidak tersesat, dia mengajak untuk terus mengikuti ajaran Rasulullah Muhammad Saw. “Supaya kita betul-betul berpegang pada ajarannya, sunnahnya, sahabatnya, apa yang diajarkannya serta supaya terakhir yang kita dapat adalah qoul la ilaha illallah. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah,” paparnya.

Menurut Syekh Hisham, kalimat la ilaha illallah adalah miftakhul jannah, kunci surga. Maka siapa yang mengucapkannya insyaallah akan masuk surga.

Hal itulah, lanjut Syekh Hisyam, yang membedakan umat Muhammad Saw dengan para kuffar. Sebagian dari mereka menyampaikan kalimat la ilaha illallah tapi tidak dilanjukan dengan muhammadar rasulullah.

“Maka harus dibarengi, tidak boleh diputus. Dan insyaallah kalau setiap hari kita mengucapkan kalimat thayyibah maka Allah akan memberikan pertolongan. Insyaallah,” tandasnya. ♦ fmi

Baca juga

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM: Workshop Bidang Ekonomi dan Koperasi Muslimat NU di Gedung PBNU, Rabu (7/11). | Foto: MNU Online

Hindari Rentenir, Muslimat NU Perkuat Majelis Taklim dengan Koperasi

MNU Online | JAKARTA – Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU akan membantu membuatkan koperasi …

Watch Dragon ball super