Tinggalkan Cara Manual, Pendaftaran Peserta Kongres Gunakan Sistem Online

 RAPAT PLENO SCOC: Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa memimpin rapat pleno SCOC, Minggu (3/10). | Foto: MNU Online

RAPAT PLENO SCOC: Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa memimpin rapat pleno SCOC, Minggu (6/10). | Foto: MNU Online

MNU Online | JAKARTA – Muslimat NU kian terbuka memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya Information technology (IT). Salah satunya penerapan sistem online untuk pendaftaran peserta Kongres ke-17.

“Supaya saat peserta datang tak terjadi crowded (penuh sesak),” kata Ketua Steering Committee (SC), Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid usai rapat pleno Steering Committee dan Organizing Committee (SCOC) persiapan terakhir pelaksanaan Kongres ke-17 di Jakarta, Minggu (6/10) .

“Pengalaman kami di Lampung (Kongres ke-16) peserta banyak yang menunggu. Sekarang ini peserta mulai banyak yang mendaftar sehingga nanti tak perlu menunggu lama, datang langsung check in.”

Hingga kini, lanjut Machfudhoh, calon peserta yang mendaftar online sudah 40 dari target 80 persen di hari H pelaksanaan. Mengapa tidak 100 persen?

(Baca: PWMNU Jabar: Rugi Besar Kalau Muslimat NU Tak Dipimpin Khofifah Lagi)

“Begini, kalau yang di luar Jawa itu kan jauh-jauh, termasuk kendala koneksi. Kalau Jawa (Jatim, Jabar, Jateng, DKI, DIY dan Banten) serta se-Sumatera insyaallah semuanya online. Untuk Indonesia bagian timur mungkin nanti yang masih manual. Kalimantan dan Sulawesi, misalnya, kan memang cabangnya jauh-jauh. Karena itu diharapkan 80 persen mendaftar via online,” paparnya.

Tinggal Penyempurnaan

Sementara terkait hasil rapat SCOC, persiapan pelaksanaan kongres berjalan sesuai agenda dan perencanaan. “Pada dasarnya dari SC alhamdulillah sudah final, mulai AD/ART, rekomendasi bahtsul masail, program-program semuanya sudah, tinggal penyempurnaan saja,” katanya.

“Semua sudah terkonsep dengan baik, tapi ada perkembangan baru sehingga perlu penyesuaian. Insyaallah dua hari ini sudah selesai, semua materi sudah dan kini tinggal proses pencetakan. Jadi materi kongres ini bisa dikatakan 70 persen selesai.”

(Baca: PWMNU Riau: ‘Ruh’ Khofifah Tak Bisa Lepas dari Warga Muslimat NU)

Begitu juga dengan seksi perlengkapan, pembagian kamar untuk peserta sudah disiapkan. Pun demikian dengan akomodasi, mulai penataan parkir mobil di dalam arena, penjemputan peserta serta ada transportasi semacam odong-odong.

“Selain itu juga ada bazaar yang akan dibuka pada 23 pukul 14.00, dilanjut malamnya ta’aruf (silaturahim tatap muka). Memang ibu-ibu Muslimat NU itu faktor usia, tapi karena faktor pengalaman jadi kami melihat semuanya terampil,” kata Machfudhoh. • nur

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super