Tur Ranting, PAC Muslimat NU Pare Sosialisasi Bahaya Narkoba

salamah-2

SOSIALISASI: Salamah memberikan materi sosialisasi bahaya narkoba di Ranting Parerejo, Pare, Kediri, Senin (9/5). | Foto: MNU Online

MNU Online | KEDIRI – Kekerasan akibat penyalahgunaan narkoba sering terjadi. Selama ini yang terdeteksi melalui media massa maupun sosial bisa jadi hanya sebagian kecil, karena sesungguhnya kasus ini amat banyak terjadi di masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Pare, Salamah M PdI saat Sosialisasi Bahaya Narkoba bertempat di kantor Muslimat NU Ranting Parerejo, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (9/5). Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberikan pengetahuan yang benar terkait narkoba.

Salamah menuturkan, anggota Muslimat NU yang merupakan ibu-ibu adalah tokoh utama dan berperan penting di dalam keluarganya. “Sementara pengetahuan mereka tentang narkoba masih sangat minim. Kalau toh ada, hanya sebagian kecil yang tahu tentang bahaya narkoba,” katanya.

Saat sosialisasi di Parerejo bisa dijadikan contoh, ketika ibu-ibu ditanya tentang pengertian narkoba, jawaban yang disampaikan masih terbatas pada mengonsumsi pil koplo, minum-minum, teler atau mabuk-mabukan.

salamah

TERDETEKSI KECIL: Penyalahgunaan narkoba yang terdeteksi melalui media massa maupun sosial hanya sebagian kecil. | Foto: MNU Online

Dalam acara tersebut, Salamah juga menjelaskan tentang beberapa tanda pengguna narkoba. “Di antaranya adalah tertutup, gampang emosional, suka melamun, berhalusinasi, tertawa tanpa sebab dsering berbohong,” paparnya.

Adapun sikap yang perlu dan harus dilakukan ketika keluarga atau sanak saudara ketika kedapatan mengkonsumsi narkoba, yakni dengan mendekati dengan cara yang lembut dan penuh kasih sayang.

“Ajak bicara. Biarkan anak mengungkapkan permasalahan, tanya baik-baik permasalahan yang dia hadapi. Lalu beri solusi yang tepat dan segera cari pertolongan dengan minta bantuan kepada pihak ketiga atau tenaga profesional, Puskesmas, rehabilitasi baik seizin anak atau tidak,” jelasnya.

Lanjut Salamah, untuk mengantisipasi semakin banyak kasus, perlu kiranya ada sosialisasi di masyakarat untuk melindungi dan membentengi keluarganya. Sebab, narkoba sudah begitu membahayakan lingkungan masyakarat terutama lagi pada anak usia produktif.

“Gerakan antinarkoba bisa dimulai dari keluarga dengan mengantisipasi jangan sampai anggota keluarga menggunakan narkoba,” tandasnya.

Selanjutnya, kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba tersebut akan diteruskan ke ranting lain yang terdapat di wilayah Kecamatan Pare. ♦ dwa

Baca juga

GEBYAR SHALAWAT: Muslimat NU Klaten memperingati Hari Santri Nasional dengan mengadakan kegiatan Gebyar Shalawat Lomba Hadrah, Minggu (7/10). | Foto: PCMNU Katen

Muslimat NU Klaten Gebyar Shalawat Bareng 20 Anak Cabang

MNU Online | KLATEN – Memperingati Hari Santri Nasional, PC Muslimat NU Kabupaten Klaten, Jawa …

Watch Dragon ball super