Prestasi Lembaga Muslimat NU

Wow! MI Binaan Muslimat NU Sidoarjo Raih Penghargaan Internasional


MEMBANGGAKAN: Dua lembaga di bawah naungan PC Muslimat NU Sidoarjo, MINU Pucang dan MTs Bilingual saat menerima penghargaan di Jakarta. | Foto: PCMNU Sidoarjo

MNU Online | SIDOARJO – Prestasi ekselen diukir MINU (Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Nahdlatul Ulama) Pucang, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Lembaga di bawah naungan PC Muslimat NU Sidoarjo itu meraih penghargaan internasional berupa The Moost Education Islamic School of the Years dari NBA (National Bright Award).

Tak hanya MINU, MTs Bilingual Muslimat NU juga meraih penghargaan kategori Best National School Referral of the Year 2017. Sekadar tahu, selain MINU dan MTs Bilingual, satu lembaga lainnya di bawah naungan PC Muslimat NU Sidoarjo yakni MA Bilingual Muslimat NU.

(Baca: Peringati Harlah, 12 Ribu Wali Murid TK/RA Banjiri Alun-Alun Sidoarjo)

Penghargaan tersebut diterimakan di Saripacific Hotel Jakarta, akhir pekan lalu. “Ini yang ketiga kalinya kami mendapat penghargaan The Moost Education Islamic School of the Years,” kata Kepala MINU Pucang, Hamim Tohari. “Semua ini tidak lepas dari konsistensi para pendidik dan pengelola.”

Dijelaskan Hamim, MINU Pucang yang memiliki 1.200 siswa selain menerapkan kurikulum pendidikan nasional juga kurikulum Cambridge International Exmination.

“April ini melaksanakan ujian Cambridge. Sementara untuk International Baccalaureate (IB) Programme, rutin dilakukan workshop pramire programme kategori dua training perwakilan IB programme untuk tenaga pendidiknya,” jelasnya.

Hamim menambahkan, selama ini hanya MINU Pucang dari 245.760 madrasah di Indonesia yang menerapkan kurikulum IB Programme. “Untuk Jawa Timur, baru MINU Pucang dan SD Ciputra Surabaya yang menerapkan IB Programme,” tandasnya.

Meski demikian, label taraf internasional tak membuat MINU Pucang melupakan tradisi pesantren NU, “Sebab siswa juga mampu hafalan Al Qur’an,” ucap Hamim.

(Baca: Gelar Amal, PCMNU Sidoarjo Kumpulkan Rp 20 Juta)

Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo, Dra Hj Ainun Jariyah menambahkan, saat ini pihaknya terus menyempurnakan sarana dan prasarana yang dimiliki ketiga lembaga di bawah naungan Muslimat NU tersebut.

Terbaru, berhasil memperluas lahan sekolah dengan membebaskan satu bidang tanah dan dua rumah. Demikian pula jalan alternatif ke sekolah diperlebar.

“Untuk MA bilingual yang sebelumnya satu kompleks juga sudah pindah ke Siwalan Panji dengan gedung tiga lantai dan sudah rampung dibangun,” katanya.• nur

Baca juga

WAKAF DAN HIBAH: Seminar tentang nadzir dan keterkaitannya dengan wakaf serta hibah. | Foto: PWMNU Semarang

Nadzir Tonggak Utama dalam Pengelolaan Wakaf dan Hibah

MNU Online | SEMARANG – PW Muslimat NU Jawa Tengah, dalam rangka Harlah ke-72 Muslimat …

Watch Dragon ball super