Zawawi Imron Berpuisi di Harlah dan Pelantikan PC Muslimat NU Lamongan

 PUISI UNTUK IBU: Budayawan kondang, KH D Zawawi Imron membaca dua puisi di Harlah ke-70 dan Pelantikan PC Muslimat NU Lamongan. | Foto: MNU Online

PUISI UNTUK IBU: Budayawan kondang, KH D Zawawi Imron membaca dua puisi di Harlah ke-70 dan Pelantikan PC Muslimat NU Lamongan. | Foto: MNU Online

MNU Online | LAMONGAN – Ada yang istimewa saat pelantikan PC Muslimat NU Lamongan periode 2016-2021 di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Minggu (17/4). Selain dihadiri Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, acara yang digelar bersamaan dengan peringatan Harlah ke-70 itu juga dihadiri budayawan kondang asal Madura, KH D Zawawi Imron.

“Saya datang di Lamongan ini dalam rangka silaturahim. Tapi tiba-tiba diminta oleh Ibunda Lamongan (Kartika Hidayati) untuk membacakan puisi. Padahal ini acaranya Muslimat, kok laki-laki disuruh baca puisi,” selorohnya.

Akhirnya, kata Zawawi, setelah ditemukan ‘rumus’ baru dia mau tampil. “Ini yang baca puisi laki-laki atau perempuan tidak penting. Yang penting saya putra Muslimat. Karena ibu saya Muslimat, istri saya Muslimat, akhirnya saya mewakil ibu dan istri saya di sini dan penampilan saya sah,” katanya disambut aplaus hadirin.

Zawawi lantas membaca puisi yang diinspirasi dari zaman Resolusi Jihad ketika Bung Tomo bertakbir dan waktu itu KH Wahab Chasbullah berkata: Hubbul wathon minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman). Puisi yang dibaca ini pernah dibacakan Zawawi di hadapan Presiden Jokowi saat Muktamar ke-33 NU di Jombang tahun lalu.

“Hati-hati mendengar puisi karena sama dengan main silat sembilan bayangan,” katanya lantas membaca puisi berjudul ‘Indonesia Tanah Sajadah’.

Selain itu, Zawawi juga membacakan puisi tentang Muslimat berjudul Ibu. “Ibu kan Muslimat, Muslimat kan ibu. Dan kita semua anaknya ibu, semua harus berhati bersih dan damai. Semua kita yang ada di sini putranya ibu sekaligus putranya Muslimat,” tuturnya.

Sebelum membacakan puisi, Zawawi minta hadirin mengucapkan dalam hati, “Ya Allah, saya sadar. Saya putranya ibu. Ya Allah, saya ini putranya ibu. Nikmat merasa menjadi anaknya ibu.” ♦ nur

Baca juga

PENCEGAHAN TPPO: Sosialisasi pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah. | Foto: MNU Online

Cegah TPPO, 3 Hari Muslimat NU Gelar Sosialisasi di Purwokerto

MNU Online | PURWOKERTO – Selama tiga hari, 12-14 September 2018, Pimpinan Pusat (PP) Muslimat …

Watch Dragon ball super